Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Dihadapan Safaruddin, Nelayan Tradisional Abdya Mengeluh Sulitnya Mendapatkan BBM

Atjeh Watch by Atjeh Watch
28/08/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Dihadapan Safaruddin, Nelayan Tradisional Abdya Mengeluh Sulitnya Mendapatkan BBM

BLANGPIDIE – Persoalan langka atau sulitnya para nelayan tradisional di pesisir Kabupaten Aceh Barat Daya untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti premium dan solar menjadi sebuah persoalan yang ditemui oleh Safaruddin, S. Sos, MSP Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) saat menjaring aspirasi rakyat melalui Reses Ke-II tahun anggaran 2021.

Selama ini para nelayan kecil sering kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi. Pendapatan mereka menjadi semakin menurun. Sementara pengeluaran untuk kebutuhan hidup sehari-hari semakin meningkat.

Hal itu diketahui Safaruddin dari salah seorang peserta dialogis saat Wakil Ketua DPRA Safaruddin menggelar Silaturrahmi dan Dialog Interaktif bersama masyarakat Gampong Padang Baru Kecamatan Susoh kabupaten setempat, Sabtu (28/08/2021).

“Susahnya nelayan kecil, terutama para nelayan tradisional yang mengunakan robin atau perahu untuk mendapatkan BBM. Kami tidak tau mau mengadu sama siapa di Abdya ini pak Safar, (Safaruddin),” ungkap Yusnita.

Menurutnya, kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi bagi nelayan kecil diduga adanya sikap diskriminasi bagi nelayan kecil. Berdasarkan pengakuan mereka, di SPBM hanya diberikan kepada pemilik Kapal/Boat besar saja. Selama ini, para nelayan mengaku kerap mendapat perlakuan diskriminatif. Sehingga para nelayan tradisional mengeluh soal jatah alokasi minyak sehingga tidak bisa melaut.

“Para pengusaha penangkap ikan modern atau pengusaha bot besar bisa dengan mudahnya mendapatkan BBM. Kami hanya ingin hak kami warga pesirsir yang menggantung hidup dari hasil melaut dapat diutamakan oleh negara,” asanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRA, Safaruddin akan menyahuti keluhan masyarakat setempat. Dalam waktu dekat ini, politisi muda Partai Gerindra itu akan mengintruksikan kepada pemilik SPBM agar tidak melakukan diskriminatif.

“Apabila masih ditemukan pemberlakuan diskriminatif. Maka kita akan melakukan advokasi kepada pihak Pertamina agar SPBM tersebut segera dicabut izin usahanya,” kata Safaruddin.

Reporter: Rusman

Previous Post

Peringati HUT Ke-20, DPC Demokrat Abdya Gelar Kegiatan Bulan Bakti

Next Post

Sekda Sambut Kedatangan Kepala BNPB di Aceh

Next Post
Sekda Sambut Kedatangan Kepala BNPB di Aceh

Sekda Sambut Kedatangan Kepala BNPB di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapolres Pidie Jaya Buka Ruang Kritik, Gandeng Pers Kawal Transparansi dan Kepercayaan Publik

Kapolres Pidie Jaya Buka Ruang Kritik, Gandeng Pers Kawal Transparansi dan Kepercayaan Publik

30/07/2026
Indeks Potensi Terorisme Indonesia Menurun, Ketua FKPT Aceh Tekankan Tiga Strategi Pencegahan

Indeks Potensi Terorisme Indonesia Menurun, Ketua FKPT Aceh Tekankan Tiga Strategi Pencegahan

30/07/2026
Jembatan Pelang dan Titi Merah Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Jembatan Pelang dan Titi Merah Ditargetkan Rampung Akhir 2026

30/07/2026
Mahasiswa UTU Raih Tiga Prestasi di PEKSIMIDA Aceh 2026

Mahasiswa UTU Raih Tiga Prestasi di PEKSIMIDA Aceh 2026

30/07/2026
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

30/07/2026

Terpopuler

Dihadapan Safaruddin, Nelayan Tradisional Abdya Mengeluh Sulitnya Mendapatkan BBM

Dihadapan Safaruddin, Nelayan Tradisional Abdya Mengeluh Sulitnya Mendapatkan BBM

28/08/2021

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

Azhari Cage Gunakan Dana Pribadi Rp10 Juta, Bantu Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dari Bekasi ke Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com