Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Peringati 20 Tahun Serangan 9/11 dengan ‘Kado Pahit’ Kemenangan Taliban

Admin1 by Admin1
11/09/2021
in Internasional
0
AS Peringati 20 Tahun Serangan 9/11 dengan ‘Kado Pahit’ Kemenangan Taliban

Menara Kembar World Trade Center, New York, Amerika Serikat, saat diserang pesawat United Airlines yang dibajak kelompok teroris 11 September 2001. Foto/REUTERS/Sean Adair

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) akan menandai peringatan 20 tahun serangan teroris 11 September 2001 atau 9/11 pada Sabtu (11/9/2021) waktu setempat dengan upacara khidmat. Momen kepedihan ini masih ditambah dengan “kado pahit” dari Afghanistan, di mana tentara Amerika hengkang dan Taliban menang perang di negara itu dengan mudah.

Peringatan serangan 11 September 2001 yang menyayat hati akan terungkap di masing-masing dari tiga lokasi di mana 19 pembajak pesawat dari kelompok al-Qaeda—kebanyakan dari Arab Saudi—menabrakkan pesawat yang penuh sesak, menyerang jantung budaya, keuangan dan politik Amerika Serikat dan mengubah dunia selamanya.

Dalam sebuah video yang di-posting pada malam peringatan itu, Presiden Joe Biden mendesak orang-orang Amerika untuk menunjukkan persatuan. “Kekuatan terbesar kita,” katanya.

Di Ground Zero New York, di mana dua kolam air sekarang berdiri di bekas Menara Kembar WTC, kerabat akan membacakan nama-nama dari hampir 3.000 orang yang tewas, dalam layanan empat jam mulai pukul 08.30 waktu setempat.

Monica Iken-Murphy, yang kehilangan suaminya yang berusia 37 tahun Michael Iken di WTC, mengatakan ini akan menjadi hari jadi yang “meningkat” bagi banyak orang Amerika.

“Saya merasa seperti itu baru saja terjadi,” katanya kepada AFP.

Untuk sementara, pendiri al-Qaeda Osama bin Laden telah diburu dan dibunuh tim Navy SEAL AS dalam operasi di Pakistan. Sebuah gedung pencakar langit baru yang menjulang tinggi telah muncul di atas Manhattan, menggantikan Menara Kembar WTC. Dan kurang dari dua minggu yang lalu, tentara AS terakhir terbang dari bandara Kabul, mengakhiri apa yang disebut “perang selamanya”.

Bahkan cerita lengkap tentang bagaimana serangan itu terjadi masih dirahasiakan. Baru minggu lalu Biden memerintahkan pelepasan dokumen rahasia dari penyelidikan FBI selama enam bulan ke depan.

Di Ground Zero, 2.753 orang, dari berbagai negara, tewas dalam ledakan awal, melompat ke kematian mereka, atau menghilang begitu saja di “neraka” menara yang runtuh.

Di Shanksville, Pennsylvania, gelombang ketiga pembajak pesawat menabrak sebuah lapangan setelah penumpang melawan, menyebabkan peswat United 93 jatuh sebelum mencapai target yang diinginkan—kemungkinan gedung Capitol AS di Washington.

Dalam video pidatonya Jumat malam, Biden mendesak orang Amerika untuk bersatu ketika mereka merenungkan tragedi itu.

Presiden telah merencanakan hari ini menjadi hari yang sangat penting dalam kepresidenannya yang berusia hampir delapan bulan.

Bagi kerabat korban, peringatan serangan 9/11, seperti biasa, adalah tentang menjaga ingatan orang yang mereka cintai tetap hidup.

“Orang yang tidak hidup tidak memiliki perasaan yang sama dengan mereka yang masih hidup. Tapi Amerika tidak pernah melupakan Pearl Harbor dan Amerika tidak akan pernah melupakan 9/11,” kata Biden.

Sumber: Sindonews.com

Previous Post

Keluarga Tahanan Palestina yang Kabur Jadi Sasaran Tentara Israel

Next Post

Tusuk Pantat Wanita dengan Jarum Berisi Spermanya, Pria Ini Dipenjara

Next Post
Tusuk Pantat Wanita dengan Jarum Berisi Spermanya, Pria Ini Dipenjara

Tusuk Pantat Wanita dengan Jarum Berisi Spermanya, Pria Ini Dipenjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polisi: Tidak Menemukan Unsur Pidana dalam Kematian Taruna Poltekpel Malahayati

Polisi: Tidak Menemukan Unsur Pidana dalam Kematian Taruna Poltekpel Malahayati

10/10/2026
BMKG: Aceh dan Sumut Siaga Banjir dan Longsor

BMKG: Aceh dan Sumut Siaga Banjir dan Longsor

10/10/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Minta Guru Perkuat Budaya Qur’ani di Madrasah

Kakanwil Kemenag Aceh Minta Guru Perkuat Budaya Qur’ani di Madrasah

10/10/2026
Teknologi RISHA Kebut Proses Pembangunan 178 Huntap di Tamiang

Teknologi RISHA Kebut Proses Pembangunan 178 Huntap di Tamiang

10/10/2026
PMI Aceh Besar Siapkan 250 Kader Remaja untuk Hadapi Situasi Kemanusiaan

PMI Aceh Besar Siapkan 250 Kader Remaja untuk Hadapi Situasi Kemanusiaan

10/10/2026

Terpopuler

AS Peringati 20 Tahun Serangan 9/11 dengan ‘Kado Pahit’ Kemenangan Taliban

AS Peringati 20 Tahun Serangan 9/11 dengan ‘Kado Pahit’ Kemenangan Taliban

11/09/2021

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Rektor UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas

Dinsos Abdya Pulangkan Lansia Terlantar Asal Nias ke Sumut

Lazuardi Muhammad Latif Kembali Dilantik sebagai Kaprodi Ilmu Hadis UIN Ar- Raniry

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com