Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Keluarga Tahanan Palestina yang Kabur Jadi Sasaran Tentara Israel

Admin1 by Admin1
11/09/2021
in Internasional
0
Keluarga Tahanan Palestina yang Kabur Jadi Sasaran Tentara Israel

Seorang warga Palestina yang terluka digendong setelah ikut dalam protes di perbatasan Israel-Gaza di timur Kota Gaza, 21 Agustus 2021. [REUTERS/Mohammed Salem]

Jakarta – Pasukan Israel menangkapi kerabat tahanan Palestina yang kabur dari penjara dengan keamanan tinggi di Israel.

Lembaga pembela HAM dan pemberi dukungan pada tahanan Palestina, Addameer, mengatakan, setidaknya tujuh anggota keluarga dari pelarian ditahan oleh tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki, meskipun beberapa ditahan hanya sebentar.

Al Jazeera, Rabu, 8 September 2021, melaporkan, situasi tegang terlihat di pemukiman asal salah satu tahanan yang kabur, Zakaria Zubeidi, di kamp di Tepi Barat utara.

Zacharia adalah salah satu dari enam tahanan Palestina terkenal yang melarikan diri dari Penjara Gilboa Israel pada dini hari Senin.

Jamal Zubeidi, 65, paman Zakaria, mengatakan keluarga memperkirakan tentara Israel akan menyerang kamp pengungsi Jenin kapan saja.

“Mereka akan datang ke rumah kami dan mungkin menangkap kami dan menginterogasi kami serta merusak isi rumah,” kata Jamal, yang telah ditangkap delapan kali sejak 1996.

Yahya Zubeidi, adik Zakaria, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa rumah keluarga telah dihancurkan dua kali oleh pasukan Israel dan sebagian besar anggota keluarga laki-laki pernah ditangkap dan dipenjarakan di Israel.

Ibu Zakaria ditembak mati oleh tentara Israel pada salah satu kesempatan, sementara Zakaria menderita cedera lengan serius dan pecahan peluru di wajahnya.

Sebagian besar kamp diratakan oleh militer Israel pada tahun 2002 setelah beberapa pembom bunuh diri yang berasal dari sana menargetkan orang Israel dalam serangan bunuh diri yang mematikan.

Tapi pelarian Zakaria dan sejarah perjuangannya melawan pendudukan yang membuat keluarga tersebut menjadi target utama pembalasan Israel. Statusnya telah mencapai proporsi legendaris di kamp.

Zakaria, mantan anggota Brigade Syuhada Al-Aqsa yang berafiliasi dengan Fatah, bersama dengan lima pelarian lainnya dari Jihad Islam, terus menghindari ratusan pasukan keamanan Israel yang menjelajahi desa-desa dan kota-kota Tepi Barat.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

3 Hasil Investigasi BNI soal Kasus Pemalsuan Deposito Rp 45 Miliar

Next Post

AS Peringati 20 Tahun Serangan 9/11 dengan ‘Kado Pahit’ Kemenangan Taliban

Next Post
AS Peringati 20 Tahun Serangan 9/11 dengan ‘Kado Pahit’ Kemenangan Taliban

AS Peringati 20 Tahun Serangan 9/11 dengan 'Kado Pahit' Kemenangan Taliban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

11/06/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

11/06/2026
Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

11/06/2026
Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026
Atap Sebuah Ruko di Kuta Cot Glie Rusak Diterjang Angin Kencang

Atap Sebuah Ruko di Kuta Cot Glie Rusak Diterjang Angin Kencang

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com