Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Warga Suak Nibong Tangan-tangan Abdya Keluhkan Perubahan Status Sungai

Atjeh Watch by Atjeh Watch
14/09/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Warga Suak Nibong Tangan-tangan Abdya Keluhkan Perubahan Status Sungai

BLANGPIDIE – Warga masyarakat Gampong Suak Nibong Kecamatan Tangan-tangan Kabupaten Aceh Barat Daya, keluhkan atas perubahan status saluran pembuang menjadi saluran irigasi untuk pertanian.

Keluhan itu disampaikan oleh masyarakat sekitar. Dimana, di sepanjang sungai yang diberi nama orang terdahulu dengan sebutan ‘Lung Datok’ itu sudah dibuat pintu air untuk memgairi areal persawahan wilayah manggeng. Karena itu, diasaat musim penghujan pemukiman warga Dusun Sedar dan sekitar Gampong setempat sering terkenak banjir luapan, Senin (13/09/2021).

“Dua jam saja hujan, rumah kami terendam, tanaman di kebun dan hewan ternak kami sering mati,” ucap Baidillah.

Beberapa unit proyek bangunan pintu air yang dibangun di sepanjang aliran sungai itu tidak sesuai dengan kondisi debit dan ruas sungai tersebut. Kemungkinan besar proses pembangunan proyek tersebut tidak memiliki dokumen yang sah seperti Amdal dan IMB.

“Jangan karena kepentingan orang lain, kami yang mendapatkan imbasnya. Kami sangat dirugikan oleh perubahan status sungai Lhung Datok atau Lhung Rayek ini. Nenek kita dahulu sudah sangat tepat menjadikan sungai ini sebagai saluran pembuang, bukan untuk irigasi,” cetus Baidillah.

Senada, Pejabat Keuchik Gampong Suak Nibong Adami. Us, SP juga membenarkan tentang keluhan warga karena kerap terjadinya genangan air di pemukiman tersebut.

“Benar, kita sering menerima pengaduan masyarakat tentang luapan air sungai Lhung Rayek. Ketika kami observasi secara langsung, benar bahwa kalau masalah genangan air di musim penghujan itu diakibatkan oleh perubahan status sungai, dulu warga menjadikan sungai (Lhung Rayek) itu untuk saluran pembuang, kini malah di jadikan saluran irigasi,” terangnya.

Oleh sebab itu, Adami. Us mengaharapkan pihak pemerintah terkait agar dapat mengembalikan status sungai tersebut menjadi saluran pembuang. Konon lagi saluran irigasi di wilayah tersebut memang sudah ada sejak lama.

“Kepada pihak Pemerintah terkait, baik PUPR, Dinas Pertanian dan Pangan serta dinas terkait lainnya kami mendesak agar segera mengembalikan pungsi sungai tersebut sesuai pungsinya, sebagai saluran pembuangan bukan saluran irigasi. Jika keinginan warga yang terdampak banjir luapan itu tidak diindahkan, maka tidak tutup kemungkinan akan terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Reporter, ; Rusman

Previous Post

Ketua Panwaslih Abdya Angkat Bicara Terhadap Kasus yang Menjerat Ketua KIP

Next Post

Menang di Laga Ke-1000, Jose Mourinho Berselebrasi Seperti Anak Kecil

Next Post
Menang di Laga Ke-1000, Jose Mourinho Berselebrasi Seperti Anak Kecil

Menang di Laga Ke-1000, Jose Mourinho Berselebrasi Seperti Anak Kecil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Warga Suak Nibong Tangan-tangan Abdya Keluhkan Perubahan Status Sungai

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com