TAKENGON – Kebanyakan masyarakat saat ini menyimpan uang di bank, karena hal tersebut merupakan sebuah alternatif yang dilakukan demi keamanan dan kelancaran untuk melakukan transaksi. Sebab, uang bisa diambil kapan dan dimanapun.
Lain halnya dengan dua orang tersangka yang nekat membobol ATM Bank Aceh di Paya Ilang, dengan menggunakan blender potong yang ia pelajari dan beli Alat tersebut dengan berbelanja Online.
Tersangka dengan inisial Y dan A terlanjur basah dan tertangkap tangan sewaktu melakukan aksinya di waktu dini hari oleh Bripka Zufri sebagai petugas Pam Ovit, Personil Sat Sabhara Polres Aceh Tengah yang sedang melaksanakan dinas malam di Bank Aceh tersebut.
Kapolres Aceh tengah AKBP Nurochman Nulhakim, SIK mengatakan, ia sengaja memberikan reward atau hadiah kepada Bripka Zufri yang sudah menggagalkan usaha pembobolan ATM milik Bank Aceh di Paya Ilang Kecamatan Bebesen pada Jum’at dini hari (15/09) yang lalu.
Zufri juga berhasil menangkap dua pelaku dan mengamankan alat yang digunakan tersangka yakni las blender potong untuk membobol ATM Bank Bank Aceh itu.
“Kedua pelaku saat ini sedang dalam penyidikan lebih lanjut, dan diamankan di Rutan Polres,” kata AKBP Nurochman Nulhakim, Senin (04/10/2021).
Kapolres Aceh Tengah itu juga menjelaskan, sebelum menjalankan aksinya, pelaku lebih dulu menyirami CcTv yang ada di tempat kejadian dengan tepung roti. Namun bak pepatah zaman, sepandai-pandai tupai melompat satu saat pasti akan jatuh juga, itulah yang terjadi kepada dua orang tersangka itu.
“Tindakan Bripka Zufri pantas di acungi jempol, sebab selain menggagalkan pelaku pembobolan ATM, Bripka Zufri dengan beraninya menangkap kedua pelaku,” pungkas AKBP Nurochman Nulhakim.










