Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Bui 200 Bulan untuk Pria Simeulue Pemerkosa Anak Sendiri

Admin1 by Admin1
16/10/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Sebar Video Mesum dengan Pacar, Wanita di Pangkalpinang Ditangkap

Ilustrasi Penjara. (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)

Jakarta – Seorang pria di Aceh dihukum 200 bulan penjara. Hukuman penjara itu dijatuhkan karena dia terbukti memperkosa anak kandungnya berulang kali.

Pria itu adalah Y (41), asal Simeulue. Y melakukan perbuatan bejat kepada anak kandungnya yang berusia 15 tahun. Vonis 200 bulan penjara itu sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Putusan vonis itu dikutip dari situs Mahkamah Agung, Jumat (15/10/2021). Sementara sidang digelar di Mahkamah Syar’iyah (MS) Sinabang Aceh, Kamis (14/10) kemarin.

Dalam sidang vonis itu, duduk sebagai ketua majelis hakim adalah Muzakir. Sedangkan hakim anggota masing-masing Musad Al Haris Pulungan dan Hanif Rabbani.

Majelis hakim menyatakan terdakwa Y terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Jarimah Pemerkosaan terhadap orang yang memiliki hubungan mahram dengannya sebagaimana diatur dalam Pasal 49 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

“Menjatuhkan uqubat terhadap terdakwa dengan uqubat penjara selama 200 bulan dikurangkan dengan masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa,” putus hakim.

“Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” lanjut hakim.

Y Perkosa Anaknya Berulang Kali

Polisi mengatakan Y (41) melakukan pemerkosaan kepada anak kandungnya berulang kali. Y juga sempat mengancam korban saat melakukan perbuatan bejat tersebut.

“Tersangka berulang kali menyetubuhi anak kandungnya sejak Februari lalu dan terakhir dilakukan Selasa 18 Mei,” kata KBO Reskrim Polres Simeulue Ipda Jumadil Firdaus kepada wartawan, Senin (24/5) lalu.

Aksi itu dilakukan Y berkali-kali kepada anaknya saat korban sedang tidur di kamarnya. Tiba-tiba Y masuk dan meraba-raba tubuh korban.

Korban sempat melawan hingga pakaiannya koyak. Y disebut mengancam korban lalu memperkosa. Usai kejadian, korban bersama dua temannya membuat laporan ke Polres Simeulue, Jumat (21/5).

Y Ditahan Polres Simeulue

Merespons laporan itu, polisi turun tangan melakukan penyelidikan. Tak berapa lama, Y diciduk tim Elang Resmob Polres Simeulue bersama dengan unit PPA tanpa perlawanan.

“Saat ini tersangka telah dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di sel tahanan Polres Simeulue untuk kita lakukan pemeriksaan lebih dalam,” ujar Jumadil.

Polisi kemudian menjerat tersangka dengan pasal 50 Jo Pasal 47 Jo Pasal 34 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Kasus ini terus bergulir hingga persidangan. Majelis hakim kemudian memvonis Y bersalah dan dihukum 200 bulan penjara.

Sumber: detik.com

Previous Post

Krak, 5 Pemain PON Aceh Langsung Direkrut Persiraja

Next Post

UAS Pulang, Syech Fadhil Lanjutkan Kunker ke Pesisir Timur Aceh

Next Post
UAS Pulang, Syech Fadhil Lanjutkan Kunker ke Pesisir Timur Aceh

UAS Pulang, Syech Fadhil Lanjutkan Kunker ke Pesisir Timur Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

09/06/2026
HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

09/06/2026
Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com