Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Pemilik Anjing Canon di Aceh Singkil Minta Maaf

Admin1 by Admin1
27/10/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Pemilik Anjing Canon di Aceh Singkil Minta Maaf

Ilustrasi

Banda Aceh – Pemilik anjing bernama Canon di Aceh Singkil, Provinsi Aceh meminta maaf karena telah menimbulkan kegaduhan atas penangkapan hingga kematian hewan peliharaannya itu beberapa waktu lalu.

Permintaan maaf itu dilakukan Willy selaku pemilik Canon yang mengelola Kimo Resort di lokasi wisata Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil.

“Saya memohon maaf kepada warga Aceh Singkil atas kegaduhan yang terjadi. Kematian hewan peliharaan kami setelah kegiatan penertiban yang terjadi saya pribadi tidak akan mempermasalahkan lagi atas apa yang terjadi,” kata Pemilik Kimo Resort, Willy dalam keterangannya, Selasa malam (26/10).

Willy juga mengaku tak mempersoalkan lagi masalah anjingnya mati saat proses penertiban petugas. Oleh karena itu, sambungnya, bila ada pihak-pihak yang masih mempersoalkan masalah kematian Canon, itu sudah di luar tanggung jawab dan arahan dirinya.

“Jikapun ada pihak-pihak yang keberatan dan menganggap itu sebuah masalah bukanlah berdasar dari keinginan ataupun petunjuk saya pribadi dan saya menyatakan berlepas dari itu semua dan tidak bertanggungjawab,” tegas Willy.

Willy juga mengaku telah meminta adiknya menghapus postingan rekaman video penangkapan Canon yang menjadi viral. Menurutnya, postingan tersebut dibuat hanya sebagai curahan hati (curhat) adiknya yang sedih atas kematian Canon, dan bukan untuk menjadi viral apalagi menyebabkan kegaduhan.

“Mengenai postingan (di media sosial) itu adik saya, saya sudah meminta dia untuk menghapusnya. Postingan itu hanya curhatan adik saya saja dan tidak untuk membuat viral,” ujarnya.

Willy menyatakan mendukung program wisata halal di Pulau Banyak. Dia juga mengaku siap bekerjasama menyukseskan program pemerintah, khususnya untuk wisata baik dari pusat maupun pemda Aceh.

“Kami mendukung penuh kegiatan wisata halal,” ujarnya.

Cerita soal anjing bernama Canon yang mati setelah ditangkap itu diunggah salah satu akun Instagram. Akun tersebut mengunggah sejumlah foto dan video terkait Canon.

Sebelumnya viral rekaman video penangkapan sebuah anjing yang kemudian diketahui bernama Canon dari resor di Pulau Banyak oleh petugas. Beberapa saat kemudian anjing tersebut pun mati diduga kesulitan bernapas saat dibawa dalam keranjang atau kotak.

Para kelompok pemerhati hewan pun mengkritisi proses penangkapan hingga penanganan yang berujung kematian Canon. Mereka menduga telah terjadi aksi penyiksaan hewan dalam proses tersebut.

Namun, Satpol PP Aceh Singkil membantah pihaknya telah melakukan penyiksaan hewan saat menangkap dan membawa Canon dari Pulau Banyak. Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Singkil Ahmad Yani dikutip Minggu (24/10), mengatakan, “Tidak ada penyiksaan. Anjing itu diduga mati karena stres seusai diamankan anggota saat akan dibawa ke daratan.”

Ia mengatakan, saat anjing tersebut ditangkap oleh petugas Satpol PP, pihaknya telah menerima surat dari camat terkait pemberlakuan wisata halal di kawasan Pulau Banyak, Aceh Singkil. Sebelum penangkapan pun, kata dia, pihaknya melakukan koordinasi dengan pimpinan kecamata di Pulau Banyak.

Lantaran kondisi anjing yang galak, anjing tersebut berusaha memberikan perlawanan ketika akan ditangkap petugas. Kemudian anjing tersebut dibujuk oleh pemilik dan kemudian anjing bernama Canon tersebut dimasukkan ke dalam keranjang, guna selanjutnya dibawa ke daratan di Singkil, ibu kota Aceh Singkil.

“Ada dua ekor anjing yang kita tangkap, nah ketika tiba di Singkil, satu ekor anjing ditemukan sudah mati. Sedangkan seekor anjing lainnya masih dalam keadaan hidup dan sehat,” katanya.

Ahmad Yani menduga anjing yang mati tersebut diduga stres dan anjing tersebut sudah dikuburkan setelah dirinya berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Singkil. Sebelum dikubur, ia mengaku tidak melihat adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh anjing yang mati tersebut.

Kekinian, proses penangkapan berujung kematian Canon itu pun dilaporkan aktivis pemerhati hewan ke Polres Aceh Singkil.

Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Singkil Iptu Abdul Halim membenarkan adanya laporan tersebut kemarin. Hanya saja terlapor tidak disebutkan dalam laporan yang dibuat oleh aktivis hewan tersebut.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pemkab Aceh Utara Terima Piagam WTP dari Kementerian Keuangan

Next Post

DPRA Akan Polisikan Warganet Viral Doakan Aceh Kena Tsunami Lagi

Next Post

DPRA Akan Polisikan Warganet Viral Doakan Aceh Kena Tsunami Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

16/06/2026
Lamkawe Juara Mobil Hias Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah di Aceh Besar

Lamkawe Juara Mobil Hias Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah di Aceh Besar

16/06/2026
Jumlah Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang

Jumlah Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang

16/06/2026
Pimpinan Dayah MUQ Aceh Selatan Pimpinan Pawai Obor dan Bakti Sosial Tahun Baru Hijriah

Pimpinan Dayah MUQ Aceh Selatan Pimpinan Pawai Obor dan Bakti Sosial Tahun Baru Hijriah

16/06/2026
DEMA FPSI UIN Ar-Raniry Gelar Psy Case on Screen: Eksplorasi Pikiran Manusia melalui Film   

DEMA FPSI UIN Ar-Raniry Gelar Psy Case on Screen: Eksplorasi Pikiran Manusia melalui Film  

16/06/2026

Terpopuler

Pemilik Anjing Canon di Aceh Singkil Minta Maaf

Pemilik Anjing Canon di Aceh Singkil Minta Maaf

27/10/2021

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com