Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Evaluasi Dana Desa dan Percepatan Vaksinasi Berlanjut ke Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Admin1 by Admin1
04/11/2021
in Lintas Tengah
0

KUTACANE – Kunjungan kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, terkait Evaluasi Dana Desa dan Percepatan Vaksinasi kepada para keuchik se-Aceh masih terus berlanjut.

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif dan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh Zulkifli, hari ini, Sekda memotivasi para keuchik di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Kamis (4/11/2021).

Sama seperti di kabupaten/kota sebelumnya, Tanpa bosan Taqwallah terus mengingatkan para keuchiek di dua kabupaten tersebut untuk terus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan dan bekerja lebih keras agar capaian vaksinasi bisa tercapai sesuai target.
“Terapkan pada diri sendiri dan lingkungan keluarga serta terus sosialisasikan penerapan protokol kesehatan dan ajak masyarakat untuk ikut vaksinasi, agar kekebalan kelompok terbentuk. Pandemi segera berlalu dan kita bisa beraktivitas seperti sediakala” ujar Sekda.

Evaluasi Dana Desa

Sementara itu, terkait Dana Desa, Sekda kembali mengimbau seluruh keuchik di Aceh Tenggara dan Gayo Lues untuk mempercepat pencairan Dana Desa tahap 1 tahun 2022. Sekda meyakini, dengan tekad dan keseriusan para aparatur gampong, Dana Desa dapat cair ke kas gampong sebelum 10 Januari 2022.

“Setidaknya, bisa lebih cepat dari tahun sebelumnya. Tahun 2021, Dana Desa sukses dicairkan pada bulan Maret, maka tahun 2022 Dana Desa harus bisa cair di bulan Februari. Siap?” ujar Taqwallah bertanya.

“Siaaap,” jawab para Keuchiek serentak.

Dalam pemaparannya, Sekda juga mengungkapkan, bahwa secara nasional pada tahun 2020 dan 2021, pencairan Dana Desa di Aceh menjadi salah satu daerah yang tercepat. Berkaca dari kesuksesan tersebut Sekda optimis, pada tahun 2022 Dana Desa di Aceh bisa cair lebih tercepat.

“Mari, bekerja lebih giat agar pencairan serta serapan Dana Desa bisa sukses seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, vaksinasi juga harus sukses karena kita semua tentu sudah sangat bosan beraktivitas dengan master. Jika kita semua ingin kembali beraktivitas seperti dulu, maka mari secara bersama-sama kita ajak masyarakat untuk ikut vaksinasi,” imbau Sekda.

Selain memotivasi para keuchik terkait pencairan Dana Desa dan capaian vaksinasi, Sekda juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada sekolah dan wali kelas yang capaian vaksinasinya sudah di atas 95 persen.

Sejumlah sekolah yang mendapatkan sertifikat adalah SMA Negeri 1 Kutacane serta 19 wali kelas, SMAS Pelita Nusantara serta 7 wali kelas, SMA Negeri Babul Rahmah serta 6 wali kelas, SMKN 2 Kutacane serta 16 wali kelas.

Selanjutnya, SMAN 1 Leuser serta 3 wali kelas, SMKN 4 Kutacane serta 7 wali kelas, SMAN Lawe Sumur serta 5 wali kelas, SMAN 1 Darul Hasanah serta 5 wali kelas, SMK Swasta Kesehatan Nurul Hasanah serta 3 wali kelas, SMAN 2 Lawe Bulan serta 5 wali kelas dan SMAN Semadam serta 2 wali kelas.

Menyambut target Sekda Aceh terkait pencairan Dana Desa, Sekda Kabupaten Aceh Tenggara Muhammad Ridwan, mengaku optimis dapat mencairkan Dana Desa sesuai target.

“Insya Allah Pak Sekda, kami bertekad bekerja sebaik mungkin agar target pencairan Dana Desa sesuai target, yaitu tanggal 10 Februari, bahkan bisa lebih cepat,” ujar Ridwan optimis.

Terkait capaian vaksinasi gampong, Ridwan mengimbau para keuchiek untuk melakukan cek dan ricek, agar data yang ada sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Sebagaimana disampaikan Pak Sekda Aceh tadi, lakukan cek dan ricek atas angka capaian vaksinasi karena

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh Zulkifli, dalam paparannya menjelaskan, percepatan pencairan adalah hal yang sangat penting namun kualitas juga jauh lebih penting.

“Jangan sampai dana desa cepat dicairkan, namun uangnya justru lari ke luar daerah. Oleh karena itu, manfaatkan semua potensi di gampong atau kute. Bangun Badan Usaha Milik Gampong atau Kute agar menghasilkan pendapatan untuk gampong,” ujar Zulkifli.

Selain itu, sambung Zulkifli, potensi gampong terkait ketersediaan kebutuhan bahan pokok harian, sandang harus dibina. Agar Dana Desa yang telah cair akan berputar di gampong. Jika ini terjadi, maka akan terbentuknya desa mandiri,” kata Zulkifli.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengapresiasi kesuksesan serapan anggaran Dana Desa di Aceh Tenggara, yang telah mencapai 98 persen atau yang tertinggi di Aceh.

“Apresiasi kami atas capaian ini. Namun jangan lengah, karena masih ada sisa anggaran yang harus dicairkan. Mari satukan tekad, terus bekerja lebih giat agar Dana Desa terserap maksimal. Dan, tentu saja sesuai arahan Pak Sekda tadi, yaitu berimbas positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat gampong,” pungkas Zulkifli.

Kegiatan di Aceh Tenggara juga dihadiri oleh anggota DPRA Ali Basrah, Kapolres Aceh Tenggara serta sejumlah perwakilan Forkopimda Aceh Tenggara lainnya, para Camat dan Kepala Puskesmas serta sejumlah pejabat lainnya.

Sementara itu, di Gayo Lues Sekda Aceh turut didampingi oleh Sekda Gayo Lues Rasidin Porang perwakilan Forkopimda Gayo Lues para Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Gayo Lues.

Di daerah berjuluk Negeri Seribu Bukit ini, Sekda juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada sekolah dan wali kelas yang capaian vaksinasinya sudah di atas 95 persen.

Sejumlah sekolah yang mendapatkan sertifikat di Gayo Lues adalah SMAN 1 Gayo Lues serta 20 wali kelas, SMAN 1 Tipe Jaya serta 3 wali kelas, SMAN 1 Terangun serta 6 wali kelas, dan SMAN 1 Blangpegayon serta 9 wali kelas.

Previous Post

Tips Mengolah Makanan Maulid Tetap Nikmat dan Sehat

Next Post

Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Aceh

Next Post

Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Tengah Bakal Dipusatkan di Lapangan Musara Alun

Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Tengah Bakal Dipusatkan di Lapangan Musara Alun

05/07/2026
IKAT Aceh Dukung Gagasan MUI, Minta Pemerintah Awasi Normalisasi LGBT di Masyarakat

IKAT Aceh Dukung Gagasan MUI, Minta Pemerintah Awasi Normalisasi LGBT di Masyarakat

05/07/2026
Bupati Tarmizi Serukan Persatuan Cegah Narkoba dan Kemungkaran

Bupati Tarmizi Serukan Persatuan Cegah Narkoba dan Kemungkaran

05/07/2026
Polda Tunggu Hasil Laboratorium Terkait Penyidikan KMP Aceh Hebat

Polda Tunggu Hasil Laboratorium Terkait Penyidikan KMP Aceh Hebat

05/07/2026
Bea Cukai Gandeng TNI Perangi Rokok Ilegal

Bea Cukai Gandeng TNI Perangi Rokok Ilegal

05/07/2026

Terpopuler

Evaluasi Dana Desa dan Percepatan Vaksinasi Berlanjut ke Aceh Tenggara dan Gayo Lues

04/11/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com