Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Miliarder Elon Musk Siap Lepas 10 Persen Saham Telsa

Admin1 by Admin1
08/11/2021
in Ekonomi
0

Jakarta – CEO Telsa Inc Elon Musk disarankan oleh para pengguna Twitter untuk menjual sahamnya di Telsa. Hal itu terungkap lewat survei, setelah Musk meminta pendapat para pengguna Twitter soal apakah dia harus melepaskan sejumlah sahamnya di Telsa.

Hasil survei memperlihatkan sebanyak 57,9 persen pengguna Twitter mendukung Musk untuk melepaskan sebagian sahamnya di Telsa.

“Saya siap menerima hasilnya,” kata Musk, setelah voting berakhir.

Musk adalah salah satu orang terkaya di dunia. Pada Sabtu, 6 November 2021, dia mengunggah ke Twitter apakah dia harus melepaskan 10 persen sahamnya di Telsa jika para pengguna Twitter membolehkannya.

Sebelumnya, Musk mengatakan dia akan melakukan sejumlah evaluasi dalam tiga bulan ke depan atas kepemilikannya terhadap sejumlah saham. Saham-saham tersebut membuatnya harus membayar pajak yang cukup besar. Namun menjualnya, bisa melonggarkan bebannya dalam membayar kewajiban pajak.

Musk berencana menjual 10 persen sahamnya di Telsa senilai USD 21 miliar (Rp 300 triliun) berdasarkan harga penutupan pada Jumat, 5 November 2021. Ada lebih dari 3,5 juta pengguna Twitter memberikan pandangan pada Musk soal rencana tersebut.

“Banyak yang sudah dihasilkan akhir-akhir ini, yang tanpa disadari bisa saja menghindari pajak. Jadi, saya mengajukan menjual 10 persen saham saya di Telsa,” kata Musk, Sabtu, 6 November 2021.

Anggota Senat Partai Demokrat membocorkan sebuah proposal pungutan pajak khusus saham para miliarder dan aset yang diperdagangkan lainnya, untuk membantu pendanaan sektor sosial Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Gerhana Bulan Terpanjang Abad Ini Terjadi pada 19 November

Next Post

Awal Pekan Harga Emas Turun Rp1.000 per Gram

Next Post

Awal Pekan Harga Emas Turun Rp1.000 per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mesjid Agung Pante Geulima Juara Umum Pawai Takbir Pidie Jaya

Mesjid Agung Pante Geulima Juara Umum Pawai Takbir Pidie Jaya

27/05/2026
Pemkab Aceh Tengah Gelar Takbir Keliling Gempita dari Masjid Agung Ruhama

Pemkab Aceh Tengah Gelar Takbir Keliling Gempita dari Masjid Agung Ruhama

27/05/2026
RUU Pemerintahan Aceh Dibahas, PKS Dorong Otonomi Khusus yang Adil dan Bermartabat

RUU Pemerintahan Aceh Dibahas, PKS Dorong Otonomi Khusus yang Adil dan Bermartabat

27/05/2026
Jembatan Gantung Perintis Garuda Jadi Ikon Baru Aceh Tamiang

Jembatan Gantung Perintis Garuda Jadi Ikon Baru Aceh Tamiang

27/05/2026
Blang Bintang Juara I Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H di Aceh Besar

Blang Bintang Juara I Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H di Aceh Besar

27/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Ahmad Doli Usul Dana Otsus Aceh Diatur Lebih Tegas hingga Tingkat Kabupaten Kota

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com