Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Ribuan Orang Hadiri Kongres Santri Pancasila di Aceh Barat

Admin1 by Admin1
13/11/2021
in Lintas Barat Selatan
0

MEULABOH – Gegap gempita Kongres Santri Pancasila perdana di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (13/11). Lapangan GOR Meulaboh dihadiri ribuan orang termasuk para ulama, santri dan akademisi se-Aceh.

Hadir pula jajaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Plt. Sestama BPIP Karjono, Deputi BPIP Prakoso, Stafsus Dewan Pengarah BPIP Benny Susetyo, Unsur Pemprov Aceh dan Pemda Aceh Barat, DPRK, serta Baznas Pusat.

Bupati Aceh Barat Ramli MS mengungkapkan, Kongres Santri Pancasila datang dari permintaan para ulama Aceh. Atas rasa pudarnya Pancasila dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Terlebih Teuku H. Muhammad Hasan, adalah Pahlawan Nasional Indonesia sekaligus ulama Aceh yang membidani Pancasila.

“Kita sadari, sekali pilpres, pileg, pilkada, sekali pula hilang persatuan dan kesatuan di negara sampai kampung. Sangat sensitif pula, anak-anak saling membunuh, mencaci, ideologi hilang,” bebernya, disambut antusias hadirin.

Ramli berharap, hasil Kongres Santri Pancasila yang disampaikan ke Presiden Jokowi, dapat menjadi solusi permasalahan bangsa. “Di Aceh, kami sadari kemerdekaan lahir karena peranan santri. Hari ini mungkin ulama merasa tertinggal. Sudah saatnya bangsa dan negara membalas jasa mereka. Semoga Kongres Santri Pancasila ini jadi pelopor di seluruh Nusantara,” jelas politisi Partai Aceh ini.

Membuka Kongres Santri Pancasila, Kepala BPIP Yudian Wahyudi bersyukur bisa mengunjungi Bumi Teuku Umar. Dia lantas curhat tentang rekam jejak karier mulai masuk pesantren, jadi rektor, hingga menjabat Kepala BPIP.

“Ini berkah ulama. Andaikan saya tidak masuk pesantren, saya tidak bisa jadi seperti ini. Saya dilantik, itu bukti penghargaan Presiden kepada ulama, didahului peresmian Hari Santri Nasional,” ucap Yudian, disambut tepuk tangan.

Mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga ini lantas mengingatkan jejak kepahlawanan Teuku Umar dan Cut Nyak Dien. Bagaimana hebatnya kegigihan dan strategi gerilya mereka melawan kolonial Belanda.

“Jangan lupakan jasa ulama sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Adik-adik santri silakan belajar dan berkontribusi bagi masa depan bangsa. Nanti bisa jadi menteri atau Presiden sekalipun,” tutur Yudian.

Ia juga meminta doa dan dukungan dari ulama agar RUU BPIP bisa diundangkan. “BPIP bukan penafsir tunggal Pancasila. Kami juga menyerap laporan dari bawah. Jangan ada kecurigaan sebagai lembaga otoriter, memaksakan kehendak,” tuntasnya.

Kongres Santri Pancasila ini menggelar diskusi pleno. Pemateri antara lain dari Ketua PBNU Said Aqil serta Pimpinan Dayah(Pesantren) se-Aceh. Selain itu, diberikan pula beasiswa kepada para santri, pagelaran tari, dan penyerahan hasil rekomendasi.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Penjelasan MUI Soal Fatwa Haram Pinjaman Online: Bunga Riba dan Intimidasi

Next Post

1.403 Warga Aceh Utara Mengungsi Usai Banjir

Next Post

1.403 Warga Aceh Utara Mengungsi Usai Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

09/06/2026
Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

09/06/2026
Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

09/06/2026
Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com