Singkil – Pemerintah memperpanjang Bantuan Sosial Tunai (BST) 2 bulan yakni Juli dan Agustus. Namun hingga kini ditemukan seorang warga Desa Selok Aceh Kecamatan Singkil mengungkapkan belum lagi menerima BST tahap 7 dan 8.
“Kalau yang Bansos tadi (tahap 7 dan 8) belum ada juga yang menerima itu, pokoknya yang dari POS itulah,” kata Ernawati, 05/11.
Kepada media ini, Ernawati mengaku dirinya hanya menerima BTS tahap 1 sampai tahap 6 saja, setelah itu tidak lagi menerima Bansos dari Pemerintah dalam bentuk apapun.

Untuk diketahui sebagaimana pemberitaan dari berbagai media onlaine bahwa Kementerian Sosial memperpanjang program BST hingga bulan Agustus 2021, dan resmi dihentikan mulai september 2021.
Kemudian berdasarkan penelusuran atjehwatch.com di website kemensos www.cekbansos.kemensos.go.id atas nama penerima manfaat, Ernawati alamat Desa Selok Aceh telah menerima program BST hingga bulan juni dengan keterangan sudah proses Kemensos. Kemudian ditemukan lagi pada pencairan yang sama, atas nama penerima manfaat Ernawati Pasaribu sebagai penerima program BNPT dengan keterangan sudah proses Bank/PT. Pos periode Oktober 2021.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, awak media mendatangi Kantor Pos Singkil di jalan Ahmad Yani, Desa Pulo Sarok.
Kepala Kantor Pos Singkil, Daswarni mengatakan bahwa terkait penyaluran BST di kantor pos yang dipimpinnya itu dilakukan terakhir kali di Juni 2021. Sementara untuk perpanjangan program BST untuk bulan Juli dan Agustus pihak belum ada informasi dari pusat sehingga belum dilakukan pembayaran kepada penerima manfaat.
“Berarti yang 7, 8 itu belum masuk, belum pembayaran. Itu seluruh Aceh belum ada data dari pusatkan,” kata Daswarni saat dikonfirmasi di Kantor Pos Singkil, Senin, 06/12/2021.
Saat ditanyai wartawan kapan pencairan BST tahap 7 dan 8 kepada penerima manfaat sesuai perpanjangan yang dikabarkan Kemensos, Kepala Kantor Pos Singkil, Daswarni mengatakan belum mengetahui informasinya, sehingga dirinya belum bisa memastikan.
“Belum tahu, belum bisa saya pastikan.Yang jelas kami menunggu juga, tapi kepastiannya belum tahu kita, entah kapan, entah bulan berapa,” ujarnya.
Reporter: Ahmad Azis








