Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sejarah

18 Tahun Lalu, Jurnalis Ersa Siregar Tewas dalam Konflik Bersenjata di Aceh

Admin1 by Admin1
29/12/2021
in Sejarah
0
18 Tahun Lalu, Jurnalis Ersa Siregar Tewas dalam Konflik Bersenjata di Aceh

Ersa Siregar. wikipedia.org

Jakarta – Sory Ersa Siregar adalah seorang jurnalis yang bekerja untuk RCTI. Ersa lahir pada 4 Desember 1951 dan ia menjadi korban ketika terjadi konflik di Aceh pada 2003. Ersa bergabung bersama RCTI pada 1993. Sebelumnya, ia pernah berkarier di TVRI sejak 1978. Selain itu, Ersa juga pernah berkarier di PT Fresda, PT Satmarindo, Majalah Suasana, dan Majalah Keluarga.

Saat berkarier di RCTI, Ersa Siregar mengawali kariernya sebagai produser, lali menjadi korrdinator daerah, dan akhirnya menjadi koordinator liputan. Ersa adalah salah satu wartawan yang bertugas untuk meliput konflik bersenjata di Aceh yang melibatkan TNI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Menurut laporan Majalah Tempo, Ersa dan juru kameranya Ferry Santoro dilaporkan hilang dan diculik oleh GAM pada Juni 2003 dan pada 2 Juli 2003, Ersa dan juru kameranya itu menjadi tawanan GAM di daerah Langsa, Aceh Timur. Langsa dikenal sebagai salah satu daerah yang menjadi basis GAM.

Ersa Siregar yang ditawan oleh GAM hingga enam bulan ini, tewas ketika terjadi operasi penyelematan terhadap dirinya. Saat itu, penyerbuan TNI ke markas GAM justru membuat dirinya tertembak. Ersa tertembak di bagian leher kanan yang tembus hingga ke ketiak kirinya. Ersa meninggal pada 29 Desember 2003 dan ia menjadi salah satu korban dari konflik bersenjata di Aceh.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Amerika Turun Tangan Ingin Danai Pengawasan di Perbatasan Ukraina

Next Post

Kasus Varian Omicron di Amerika Serikat Naik, Tapi Masih Stabil

Next Post
Kasus Varian Omicron di Amerika Serikat Naik, Tapi Masih Stabil

Kasus Varian Omicron di Amerika Serikat Naik, Tapi Masih Stabil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

18 Tahun Lalu, Jurnalis Ersa Siregar Tewas dalam Konflik Bersenjata di Aceh

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com