Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

4.400 Migran Hilang di Laut Tahun Lalu Saat Hendak Masuk ke Spanyol

Admin1 by Admin1
04/01/2022
in Internasional
0

Jakarta – Lebih dari 4.400 migran, termasuk sedikitnya 205 anak-anak, hilang di laut saat berusaha masuk ke Spanyol sepanjang tahun lalu. Menurut sebuah kelompok pemantau Walking Borders, jumlah migran yang hilang itu naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kelompok Walking Borders atau Caminando Fronteras mengatakan para migran menjadi korban lantaran rute yang semakin berbahaya. Selain itu kapal yang terlalu kecil untuk menampung banyak penumpang, dan beberapa kapal ketakutan membantu migran di laut menyebabkan banyak korban jatuh.

Menurut statistik resmi Spanyol, 39.000 migran tidak berdokumen berhasil mencapai Spanyol melalui laut atau darat tahun lalu. Jumlah ini sama dengan tahun sebelumnya.

Walking Borders mengatakan lebih dari 90 persen dari mereka yang hilang atau tewas berasal dari 124 kapal karam dalam perjalanan ke Kepulauan Canary Spanyol di Samudra Atlantik pada 20 Desember. Sejak 2020, pulau-pulau di lepas pantai Afrika telah menjadi tujuan utama para migran. Mereka mencoba mencapai Spanyol dan sebagian kecil menyeberangi Laut Mediterania ke daratan Spanyol.

Helena Maleno, pendiri Caminando Fronteras, mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mengumpulkan data dari hotline yang disiapkan untuk para migran di kapal yang bermasalah. Data juga berasal dari anggota keluarga yang mencari informasi keberadaan para migran.

Kelompok itu menyelidiki nasib masing-masing perahu. Diperkirakan mereka yang hilang di laut selama satu bulan akan mati. Hampir 95 persen dari angka tersebut adalah hasil hitungan orang-orang yang hilang.

Organisasi Internasional PBB untuk Migrasi (IOM) menghitung 955 orang yang meninggal atau hilang pada tahun 2021. Mereka hilang saat mencoba mencapai Kepulauan Canary pada 22 Desember 2021, angka tertinggi yang didokumentasikan sejak 2014. IOM mendapat data dari catatan pejabat, laporan media dan kelompok lain termasuk Walking Borders.

Spanyol tidak punya data berapa orang yang meninggal saat mencoba masuk ke negara itu melalui laut. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri menolak mengomentari temuan Walking Borders.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Pemko Lantik 29 Pejabat Struktural

Next Post

Bahar bin Smith Ditahan di Rutan Polda Jawa Barat

Next Post

Bahar bin Smith Ditahan di Rutan Polda Jawa Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mengenal Mulyadi, Narasumber Workshop Jazz Fusion Fiesta di Taman Budaya Aceh

Mengenal Mulyadi, Narasumber Workshop Jazz Fusion Fiesta di Taman Budaya Aceh

05/07/2026
Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Tengah Bakal Dipusatkan di Lapangan Musara Alun

Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Tengah Bakal Dipusatkan di Lapangan Musara Alun

05/07/2026
IKAT Aceh Dukung Gagasan MUI, Minta Pemerintah Awasi Normalisasi LGBT di Masyarakat

IKAT Aceh Dukung Gagasan MUI, Minta Pemerintah Awasi Normalisasi LGBT di Masyarakat

05/07/2026
Bupati Tarmizi Serukan Persatuan Cegah Narkoba dan Kemungkaran

Bupati Tarmizi Serukan Persatuan Cegah Narkoba dan Kemungkaran

05/07/2026
Polda Tunggu Hasil Laboratorium Terkait Penyidikan KMP Aceh Hebat

Polda Tunggu Hasil Laboratorium Terkait Penyidikan KMP Aceh Hebat

05/07/2026

Terpopuler

4.400 Migran Hilang di Laut Tahun Lalu Saat Hendak Masuk ke Spanyol

04/01/2022

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com