Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Vaksinasi Anak Dosis Pertama di Pulau Banyak Barat Gagal Capai Target

Atjeh Watch by Atjeh Watch
17/01/2022
in Lintas Barat Selatan
0

Singkil – Pada hari pertama vaksinasi anak usia 6-11 Tahun yang dilaksanakan di UPTD SPF SD Negeri Haloban gagal mencapai target yang sudah dicanangkan oleh Pj. UPTD Puskesmas Kecamatan Pulau Banyak Barat sebagai Vaksinator, Senin, 17/1/2021

Hanya 10 orang siswa yang bersedia di vaksin dari total jumlah siswa 79 orang UPTD SPF SD Negeri Haloban.

Padahal Pj. Kepala UPTD Puskesmas Pulau Banyak Barat, Risman Zega menargetkan hasil vaksinasi terhadap anak usia 6-11 Tahun yang dilaksanakan hari ini ialah di atas 50 persen.

“Saya pun heran kenapa ini bisa hasil kita hari ini, minimal 60 persen, diatas 50 persen itu yang mimpi saya sebenarnya,” kata Risman Zega saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin, 17/1/2022.

Risman Zega mengatakan bahwa dengan hasil vaksinasi hari ini dirinya mengaku kecewa, padahal vaksinasi Covid-19 ini bertujuan untuk meminimalisir penularan pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan Atjehwatch.com diberikannya suntik pertama vaksin Covid-19 kepada siswa UPTD SDN Haloban baru dimulai kira-kira pukul 10:35 Wib, dan banyak hal-hal yang mengulur waktu seperti pulangnya siswa ke rumah masing-masing karena belum sarapan pagi.

Kemudian menanggapi hal itu secara terpisah, Kepala Sekolah UPTD SDN Haloban, Darwiah ketika dikonfirmasi mengatakan setelah dilaksanakan sosialisasi pada hari Rabu, 12 Januari 2022 lalu, pihaknya tidak mendapat konfirmasi dari Pihak Puskesmas selaku Vaksinator terkait pelaksanaan vaksinasi pada hari ini di sekolah yang dipimpinnya, sehingga menyebabkan miskomunikasi antara orang tua siswa sebagai pendamping dengan pihak sekolah.

“Tidak ada mereka sampaikan, misalnya vaksin kita minggu depan setelah sosialisasi waktu itu,” kata Darwiah di UPTD SDN Haloban, 17/1/2022.

Darwiah mengaku baru kemaren, Minggu, 16 Januari 2022 pihaknya mendapat informasi tentang pelaksanaan vaksinasi tersebut, itu pun bukan secara langsung dari pihak Puskesmas, tapi dirinya mendapat konfirmasi dari pihak kepolisian.

Sehingga hal itu menyebabkan tidak ada pesan yang disampaikan kepada para siswa di akhir pekan itu (Sabtu), misalnya pada hari Senin ini kita mengadakan Vaksinasi agar datang ke sekolah didampingi orang tua, dan sebelum berangkat ke sekolah agar sarapan terlebih dahulu.

Acara vaksinasi tersebut, turut dihadiri oleh Camat Pulau Banyak Barat, Mawardi, Kapospol Fahmi dan jajaran, Babinsa Haloban, Tim Vaksinasi Pulau Banyak Barat sebagai Vaksinator, Kepala Desa Haloban, Irwan Hia, serta para orang tua siswa.

Reporter : Ahmad Azis

Previous Post

Pembunuh Wanita di Aceh Timur Dibekuk Polisi

Next Post

Kasus Pembunuhan Wanita di Aceh Timur Diduga Terkait Asmara ‘Terlarang’

Next Post

Kasus Pembunuhan Wanita di Aceh Timur Diduga Terkait Asmara 'Terlarang'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026
Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

22/08/2026
Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

22/08/2026
‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Vaksinasi Anak Dosis Pertama di Pulau Banyak Barat Gagal Capai Target

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com