Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Dua Pria di Aceh Utara Dicambuk Depan Umum

Admin1 by Admin1
23/02/2022
in Lintas Timur
0

LHOKSUKON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, kembali melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap dua terpidana pelanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah, di halaman kantor kejari setempat yang turut dikawal personel Polres Aceh Utara dan Satpol PP- WH, Rabu (23/2/2022).

 Turut Hadir Kajari Aceh Utara Dr. Diah Ayu, S.H, M.Hum., Ketua Makamah Syar’iah Negeri Aceh Utara Sayyed Sofyan, S.Hi,. M.H., Panitra Pengadilan Negeri Lhoksukon kelas IB Iwan, S.H., Kepala Lapas kelas IIB Lhoksukon Yusnaidi, S.H., Kasat Pol-pp dan WH Kab. Aceh Utara Adharyadi,.S.Sos., Kabid WH Kab. Aceh Utara Drs Muchklis, KBO Binmas Polres Aceh Utara IPDA Agus Sutrisno serta Personil Sat Binmas dan Si Propam Polres Aceh Utara.

Dua orang terpidana yang melanggar Qanun Syariat Islam masing-masing berinisial DI (37) warga Gampong Manyang Kecamatan Baktiya tersandung perkara maisir (perjudian) game online Higgs domino dan SY (32) warga desa Alue Itam Baro, Kecamatan Lhoksukon tersandung perkara persetubuhan dengan anak di bawah umur.

Kepala Kejari Aceh Utara, Dr. Diah Ayu Hartati menyebutkan Terpidana Di kasus perjudian, sebenarnya menjalani hukuman sebanyak 25 kali cambukan, karena sudah dipotong dengan masa penahanan, maka yang harus dijalani sebanyak 17 kali cambuk.

“Untuk terpidana SY, tersandung kasus per persetubuhan dengan anak di bawah umur sebanyak 100 kali cambukan dan ditambah dengan ‘Uqubat Ta’zir penjara selama 72 bulan,”kata Dr Diah Ayu.

Menurutnya, Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah, hanya ada di Aceh, setiap yang melanggar qanun tersebut akan dilakukan cambuk dan cambuk ini tujuannya untuk memberikan pelajaran kepada para pelaku agar kedepan tidak mengulangi perbuatannya.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pihak terkait di Aceh Utara, agar terus-menerus memberikan pemahaman serta mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang dalam qanun syariat islam,“ajaknya.

Previous Post

APA Nilai Pemkab Pijay Tak Serius Atasi Kemiskinan

Next Post

Disdikbud Abdya Adakan Presentasi Program Kerja Kepala Sekolah Jenjang SD dan SMP

Next Post
Disdikbud Abdya Adakan Presentasi Program Kerja Kepala Sekolah Jenjang SD dan SMP

Disdikbud Abdya Adakan Presentasi Program Kerja Kepala Sekolah Jenjang SD dan SMP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

SOPAN Dukung Pasantren Ramadhan yang Digelar Pemerintah Alue Manggota

SOPAN Dukung Pasantren Ramadhan yang Digelar Pemerintah Alue Manggota

06/03/2026
Penyerahan Sembako dan Tausyiah Iringi Buka Puasa di SMAN 9 Banda Aceh

Penyerahan Sembako dan Tausyiah Iringi Buka Puasa di SMAN 9 Banda Aceh

06/03/2026
Zelensky Beri Tips ke Arab Cs Cara Lawan Drone Iran: Kami Pengalaman

Zelensky Beri Tips ke Arab Cs Cara Lawan Drone Iran: Kami Pengalaman

06/03/2026
Usai Dipersenjatai AS, Pasukan Kurdi Kini Mulai Operasi di Iran

Usai Dipersenjatai AS, Pasukan Kurdi Kini Mulai Operasi di Iran

06/03/2026
Kapolres Pidie Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

Kapolres Pidie Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

05/03/2026

Terpopuler

Satu Ruko di Abdya Dilalap Sijago Merah, Diduga Tempat Packing Menu MBG

Satu Ruko di Abdya Dilalap Sijago Merah, Diduga Tempat Packing Menu MBG

04/03/2026

Perkuat Sinergi Pengusaha dan Pemerintah, HIPMI Abdya Buka Puasa Bersama Bupati dan Forkopimkab

Santri Gayo Lues Bentuk Wadah Bernama Istagal

Distribusi Bantuan Kemensos RI di Pidie Jaya Diduga Tak Tepat Sasaran

Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com