BANDA ACEH – Kepala Badan Inteligen Negara Daerah (Binda) Provinsi Aceh, Andi Rudiprijatna W menggelar vaksinasi massal di MTs Negeri Meureubo Kabupaten Aceh Barat, dan 16 titik di kabupaten/kota lainnya. Kali Andi menegaskan vaksinasi kali ini difokuskan pada dosis 1 anak-anak dan dosis 2 masyarakat umum.
Hal itu guna mendongkrak imunitas komunal di beberapa daerah di Provinsi Aceh, baik dari kalangan anak-anak 6-11 tahun, masyarakat umum dan lansia.
“Alhamdulillah dengan capaian vaksinasi 7.126 dosis yang didominasi dosis 1 dan 2 sebanyak 6.376 dosis, sisanya 920 dosis 3. Jadi total sekitar 145,92 persen dari target yang kita tetapkan,” jelas Andi, Selasa (15/3).
Program vaksinasi yang digelar Binda Aceh ini, kata Andi, diharapkan mampu meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, khususnya di Provinsi Aceh. Selain itu, dia mengimbau masyarakat meski sudah divaksin agar tetap taat protokol kesehatan.
“Untuk mencegah penyebaran virus covid-19 ini, tidak cukup hanya dengan vaksinasi saja, karena masih ditemukan adanya masyarakat yang menderita Covid-19 walaupun yang bersangkutan sudah melakukan vaksinasi,” ujar dia.
Andi menuturkan disiplin penerapan prokes, seperti memakai masker dan cuci tangan, harus dijadikan sebagai kebiasaan sehari-hari di masyarakat. “Agar penyebaran virus Covid-19 ini, dapat kita hindari,” tegas Andi.









