Lombok – Anggota DPR Aceh, Hj. Asmidar dalam kegiatan Temu Bisnis di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpantau aktiv mempromosikan produk UMKM masyarakat Aceh.
Kegiatan Temu Bisnis Tahun 2022 bertema Penguatan Jaringan Pemasaran Bagi Produk Lokal dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Aceh dan Pemerintah NTB, selama 5 hari ( 13 s/d 17 Maret 2022) di Aula Dinas Koperasi Usaha kecil dan Menengah Nusa Tenggara Barat, Rabu, 16/03/2022.
“Ini semua produk lokal Aceh, yang ini Kain Sarung Motif Singkil produk masyarakat lokal Kabupaten Aceh Singkil,” kata Sekretaris Komisi VI DPR Aceh, Hj. Asmidar menjelaskan kepada Kepala Seksi Standarisasi dan Legalitas Usaha Kecil dan Menengah Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah NTB sambil memegang kain sarung motif Singkil, Rabu, 16/03/3/2022.
Kepala Seksi Standarisasi dan Legalitas Usaha Kecil dan Menengah Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah NTB, Retno Kusuma Ningtiyas terlihat kagum dengan motif kain sarung Singkil yang lagi dibentangkan Hj. Asmidar.
“Cantik ya,” ungkap Kepala Seksi Standarisasi dan Legalitas Usaha Kecil dan Menengah Dinas Koperasi Usaha kecil dan Menengah NTB, Hj. Retno Kusuma Ningtiyas.
Politisi Partai Aceh, Hj. Asmidar juga menambahkan untuk saat ini cara produksi kain sarung motif Singkil telah dilakukan dengan cara bordir sehingga desain motifnya bisa bersaing di pasar.
Kemudian, Hj. Asmidar juga aktiv promosikan peci Aceh, Dompet, dan Kopi Gayo Aceh serta produk lokal lainnya.
Setelah memperkenalkan produk UMKM Aceh tersebut, Hj. Asmidar memberikan cinderama mata rencong Aceh dan kain sarung motif khas Singkil sebagai bingkisan kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah NTB, yang diterima oleh Hj. Retno Kusuma Ningtiyas.
“Kami berharap kerja sama dari Pemerintah NTB melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah untuk membantu memperkenalkan produk masyarakat Aceh di sini,” ujar Hj. Asmidar saat dimintai keterangan setelah penyerahan bingkisan.
Kemudian, secara terpisah Kepala Seksi Standarisasi dan Legalitas Usaha Kecil dan Menengah Dinas Koperasi Usaha kecil dan Menengah NTB, Retno Kusuma Ningtiyas mengatakan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, semoga kerja sama ini terus berlanjut.
“Atas nama Pemerintah NTB, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, dan semoga ilmu yang kita dapatkan dari kegiatan ini, dapat diterapkan khususnya dalam penguatan jaringan pemasaran produk lokal,” kata Retno.
“Terima kasih juga atas bingkisan kain sarung produk dari Singkil, motifnya bagus dan bahannya juga nyaman dipakai. Di NTB kami juga akan membantu promosikan semua produk UMKM dari Aceh yang sudah diperkenalkan kepada kami,” lanjutnya.
Kemudian, Retno juga berharap kepada pengusaha-pengusaha lokal Aceh yang telah mengikuti kegiatan ini bersama manager hotel dan swalayan NTB semoga menghasilkan sinergi saling menguntungkan, serta meningkatkan omset UMKM yang ada di Aceh.
Kegiatan Temu Bisnis tersebut bertujuan diikuti oleh Dinas Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Aceh serta perwakilan pengusaha kopi, nilam yang ada di Aceh, bersama peserta dari Lombok yang diikuti oleh manager hotel dan supermarket, dengan tujuan kolaborasi UMKM lokal dari Aceh sebagai produsen dan pihak hotel dan supermaket dari NTB sebagai pihak pemasaran.
Reporter : AA









