Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Krisis Ekonomi, Sri Lanka Tunda Pembayaran Utang Luar Negeri

Admin1 by Admin1
14/04/2022
in Internasional
0
Krisis Ekonomi, Sri Lanka Tunda Pembayaran Utang Luar Negeri

EUTERS/Dinuka Liyanawatte

Jakarta – Sri Lanka menunda pembayaran utang luar negeri, obligasi, dan pinjaman antar-pemerintah. Penundaan ini akan terus dilakukan sambil menunggu penyelesaian program restrukturisasi pinjaman IMF untuk menangani krisis ekonomi negaranya.

Selama beberapa bulan terakhir warga Sri Lanka kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok seperti bahan bakar, makanan, hingga listrik. Listrik terus dipadamkan setiap hari oleh otoritas setempat.

Sri Lanka disebut berada di ambang kebangkrutan, karena memiliki utang luar negeri sebanyak 25 miliar dollar. Dari jumlah tersebut, hampir 7 miliar dollar jatuh tempo pada tahun ini. Sementara itucadangan devisa negara juga semakin menipis.

Seperti dilansir dari NPR, Menteri Keuangan Sri Lanka menyatakan bahwa negaranya memiliki catatan pembayaran utang luar negeri yang baik dan tidak memiliki catatan buruk sejak merdeka pada tahun 1948. Permasalahan ekonomi pada Sri Lanka baru terjadi akibat pandemi COVID-19 dan dampak permasalahan di Ukraina.

IMF menilai bahwa utang luar negeri Sri Lanka sudah cukup parah dan akan sulit dibayar. Selain itu Sri Lanka juga dikabarkan meminta bantuan pada negara India dan Cina untuk mengatasi permasalahan ekonomi.

Menteri Keuangan Sri Lanka mengatakan bahwa pemerintah negaranya terus melakukan diskusi dengan IMF secepat mungkin untuk merumuskan dan menyajikan solusi demi memulihkan ekonomi negaranya agar dapat melunaskan utang luar negeri.

Selain itu sekitar kantor Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa masih dipenuhi oleh para pengunjuk rasa. Mereka menuntut presiden Gotabaya untuk mengundurkan diri. Para demonstran merasa bahwa Presiden Gotabaya lah yang bertanggung jawab pada terjadinya krisis ekonomi ini.

Kemarahan yang ditunjukkan pengunjuk rasa juga sudah diekspresikan selama berminggu-minggu kepada keluarga Presiden Gotabaya Rajapaksa yang telah berkuasa selama hampir dua dekade.

Kritikus menuduh keluarga tersebut melakukan banyak hutang untuk membiayai proyek yang tidak menghasilkan uang, salah satunya adalah pelabuhan yang dibangun dengan utang kepada negara Cina.

Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa yang merupakan mantan presiden dan kakak dari presiden Sri Lanka saat ini melakukan pidato pada hari Senin malam untuk meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah sedang berupaya menangani krisis keuangan yang terjadi dengan program mereka.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Syech Fadhil Buka Puasa dengan Yatim Piatu Yakesma

Next Post

Biaya Haji 2022 Naik Jadi Rp 39,8 Juta: Tambahan Biaya Tak Dibebankan ke Jemaah

Next Post
Arab Saudi Gelar Haji 2021 Hanya untuk 60 Ribu Jemaah Lokal

Biaya Haji 2022 Naik Jadi Rp 39,8 Juta: Tambahan Biaya Tak Dibebankan ke Jemaah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

24/07/2026
Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

24/07/2026
Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

24/07/2026
Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

24/07/2026
Pulau Idaman di Aceh Timur Dipersiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Pulau Idaman di Aceh Timur Dipersiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

24/07/2026

Terpopuler

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

24/07/2026

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Krisis Ekonomi, Sri Lanka Tunda Pembayaran Utang Luar Negeri

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Ramlan, Pemilik Toko Emas Baru Serahkan Zakat Tijarah ke Baitul Mal Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com