Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

92 Rumah Rusak Terdampak Banjir Bandang Aceh

Admin1 by Admin1
16/04/2022
in Lintas Tengah
0
Banjir Bandang Terjang 4 Kecamatan di Aceh Tenggara

Foto merdeka.com

KUTACANE – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan 92 unit rumah warga dan fasilitas umum rusak ringan hingga berat akibat banjir bandang yang menerjang permukiman penduduk di Kabupaten Aceh Tenggara.

“Banjir bandang ini menerjang 14 desa dalam lima kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara,” ujar Kepala Pelaksana BPBA Ilyas melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di Banda Aceh, Jumat, 15 April 2022.

Ilyas menjelaskan banjir bandang di Aceh Tenggara terjadi pada Kamis, 14 April 2022, sekitar pukul 19.58 WIB. Daerah yang terdampak meliputi Kecamatan Bambel, di antaranya Desa Pinding, Kuning I dan Lawe Hijo.

Kemudian, di Kecamatan Semadam, meliputi Desa Pasar Puntung, Kampung Baru, Lawe Beringin, Simpang, Lawe Mejile, Sukamakmur dan Kecamatan Lawe Sigala-Gala, yakni Desa Kayu Mbelin.

Selanjutnya, di Kecamatan Lawe Sumur, meliputi Desa Buah Pala, Teger Miko dan Kuta Lesung serta Kecamatan Babul Makmur, yakni di Desa Sejahtera Baru.

Dia menjelaskan banjir bandang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Aceh Tenggara, sehingga menyebabkan debit Sungai Lawe Kinga, Pasir Puntung dan Sungai Kayu Mbelin meluap.

Banjir bandang ini membawa material lumpur dan patahan kayu yang menyebabkan kerusakan terhadap rumah penduduk, pondok pesantren (ponpes), jembatan serta fasilitas publik lainnya.

“Terjadi luapan yang disebabkan jebol tanggul Sungai Lawe Kinga serta terjadi pendangkalan dan tersumbat jembatan di kecamatan yang terdampak akibat kayu yang dibawa arus, sehingga banjir ke permukiman warga serta Ponpes Nurul Islam, dan menghambat jalan nasional,” tutur dia.

Data sementara BPBD Aceh Tenggara, kata Ilyas, di Desa Lawe Beringin Gayo, Kecamatan Semadam, terdapat 37 unit rumah warga rusak berat, 11 unit rumah rusak sedang dan 33 rusak ringan.

Selanjutnya, di Desa Lawe Mejile, Kecamatan Semadam, terdapat 11 unit rumah warga rusak ringan akibat terendam lumpur. Sebanyak lima unit jembatan jalan lintas Kutacane-Medan, Sumatera Utara, terdampak dan bahkan satu di antaranya putus.

Di Kecamatan Semadam, banjir merendam Ponpes Nurul Islam, Masjid An Nur, MIN 8 Aceh Tenggara, Kantor Kepala Desa Lawe Beringin serta balai pengajian anak-anak yang mengalami rusak berat.

Selain itu, banjir juga mengakibatkan kerusakan dan tersumbat sejumlah jembatan dan badan jalan nasional serta tanggul Sungai Lawe Kinga jebol kiri dan kanan sekitar 50 meter dan berdampak pada irigasi persawahan di Kecamatan Semadam.

“Korban terdampak masih dalam pendataan. Pengungsi sudah kembali ke rumah keluarga terdekat dan tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini,” ungkapnya.

Menurut Ilyas, BPBD Aceh Tenggara, Dinas PUPR dan BPJN 1 Aceh telah menurunkan sejumlah alat berat untuk melakukan pembersihan material kayu dan lumpur di rumah warga serta badan jalan.

“BPBD Aceh Tenggara juga mengerahkan satu unit armada water supply menyalurkan air bersih ke Desa Beringin Gayo, Kecamatan Semadam, serta mendirikan tenda pengungsi dan posko lapangan,” terang dia.

Kondisi terakhir, air masih menggenangi permukiman penduduk di Desa Kuta Lesung, Kecamatan Lawe Sumur,” imbuhnya.

Sumber: medcom.id

Previous Post

Peringatan Wafat Isa Al Masih Berlangsung Damai di Aceh

Next Post

NasDem Aceh Nilai UU TPKS Sebagai Kado Terbaik Terhadap Upaya Perlindungan Perempuan

Next Post
NasDem Aceh Nilai UU TPKS Sebagai Kado Terbaik Terhadap Upaya Perlindungan Perempuan

NasDem Aceh Nilai UU TPKS Sebagai Kado Terbaik Terhadap Upaya Perlindungan Perempuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

26/07/2026
Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

25/07/2026
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

25/07/2026
Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

25/07/2026
Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

25/07/2026

Terpopuler

Banjir Bandang Terjang 4 Kecamatan di Aceh Tenggara

92 Rumah Rusak Terdampak Banjir Bandang Aceh

16/04/2022

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com