Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

DPR Aceh: Evaluasi Pembangunan RS Regional Agar Fungsional

Admin1 by Admin1
17/05/2022
in Lintas Timur
0
DPR Aceh: Evaluasi Pembangunan RS Regional Agar Fungsional

LANGSA – Pemerintah Aceh diminta fokus membangun lima Rumah Sakit (RS) regional yang ada di Aceh. Minimnya alokasi anggaran untuk pembangunan 5 RS regional di Aceh setiap tahunnya dalam APBA dinilai menyebabkan kelima RS tersebut tak kunjung selesai. Padahal keberadaan RS regional di Aceh saat dinantikan oleh warga di seluruh Aceh.

Hal ini disampaikan Ketua Pansus LKPJ Gubernur Aceh 2021, Iskandar Usman Al-Farlaky di sela sela berkunjung ke lokasi pembangunan RS Regional di Langsa, Selasa 17 Mei 2022.

Saat dikunjungi, ruang rawat inap gedung RS regional masih berpondasi beton. Padahal, gedung ini diharapkan jadi RS regional dan rujukan bagi warga di Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur dan di Langsa.

Untuk gedung RS regional yang ada di Langsa, Al-Farlaky memprediksi masih membutuhkan anggaran sekitar Rp 200 miliar lebih untuk perampungan fisik saja. “Masih membutuhkan sekitar Rp 200 miliar agar bangunan ini bisa segera selesai dan difungsikan. Termasuk untuk fasilitas dan peralatan medisnya,” kata politisi muda Partai Aceh ini lagi.

Menurutnya, lambannya penyelesaian akhir RS regional di Aceh karena alokasi anggaran di APBA yang minim setiap tahunnya karena keterbatasan anggaran. Sebab sektor lain juga membutuhkan alokasi anggaran.

Hal ini akhirnya membuat pembangunan RS regional tak kunjung selesai. Padahal Otsus sendiri, beberapa tahun kedepan tinggal 1 persen dari DAU Nasional. Langkah exitnya, kata dia, bisa saja pemerintah fokus untuk regional yang di prioritaskan dengan pertimbangan strategis, SDM, dan pendukung lainnya.

“Ada 5 RS Regional yang rencananya dibangun di Aceh. Di Langsa, Bireuen, Aceh Tengah, Meulaboh dan Aceh Selatan. Namun dalam penganggaran yang sedikit setiap tahunnya mengakibatkan fasilitas ini tak kunjung bisa difungsikan,” kata Iskandar.

“Kita berharap Pemerintah Aceh bisa fokus agar bangunan ini bisa segera difungsikan. Apalagi Otsus kita kedepan, tinggal 1 persen. Jangan sampai Otsus habis tapi RS Regional tak kunjung difungsikan,” ujar anggota DPR Aceh dari Dapil Aceh Timur ini lagi.

Previous Post

Satreskrim Asel dan Bukit Tinggi Bekuk Pemerkosa Anak Kandung

Next Post

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Jadi Rp 971 Ribu per Gram

Next Post

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Jadi Rp 971 Ribu per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026
Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

04/08/2026
Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026
Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

03/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

DPR Aceh: Evaluasi Pembangunan RS Regional Agar Fungsional

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com