Blangkejeren – Ismail (Mael Gaya) salah satu pengusaha coffe di Desa Penggalangan atau Bukit Cinta Kabupaten Gayo Lues menggelar peringatan Hari Kelahiran Pancasila. Rabu ( 01/06/2022).
Dia mengajak kru dan kerabatnya ke sebuah daerah terpencil di Desa Perlak Dusun Nanga dengan jarak tempuh sekitar 3 jam perjalan dari Ibukota Kabupaten Gayo Lues, Blangkejeren.
Nanga merupakan sebuah dusun dari Desa Perlak kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues. Ismail mengatakan jika ini untuk pertama kalinya ia beserta rekan memperingati Peringatan Hari Lahir Pancasila dilaksankan di dusun yang sangat terisolir di kabupaten Gayo Lues.
Mael Gaya juga mengajak seluruh generasi muda anak bangsa, untuk mengamalkan dan memperjuangkan Pancasila.
“Kita harus betul-betul mengamalkan dan memperjuangkan Pancasila, kita wujudkan sistem kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan,” sebutnya.
“Kami beserta rekan- rekan yang memperingati Hari Lahir Pancasila mengajak masyarakat Kampung Perlak yang mempunyai lahan di Dusun Nanga untuk kembali mengaktifkannya. Karena di sana kebun, sawah, juga rumah yang sudah ditinggal akibat konflik Aceh dulu sekitar tahun 2003,” ucap Mael Gaya dengan nada sedih.
Mael Gaya juga mengajak beberapa tokoh masyarakat Desa Perlak juga Desa Rerebe merupakan desa tetangganya untuk berkemah di Dusun Nanga satu malam bersama beberapa tokoh pemuda setempat.
“Dari Dusun Nanga Kita membumikan Pancasila dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di setiap lini kehidupan kita,” tegasnya.
“Diperingati setiap tahun hari lahir Pancasila ini diharapkan memunculkan semangat kita, semangat kebangsaan kita, kecintaan kita kepada Pancasila yang bisa kita terapkan sehari -hari” tutup Mael Gaya.
Reporter: Hamsani







