Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

9 Gubuk dan Puluhan Hektar Kebun di Aceh Utara Dirusak Gajah Liar

Admin1 by Admin1
06/06/2022
in Nanggroe
0
Gajah Liar Obrak-abrik Dapur Warga di Pintu Rime Gayo

Ilustrasi gajah. Foto antara

LHOKSUKON – Sembilan gubuk milik petani dan puluhan hektar kebun rusak akibat gajah liar di Desa Sara Raja, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (6/6/2022).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Staf Resort Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Utara Nurdin membenarkan peristiwa tersebut. Nurdin pun menyebut bahwa kawasan tersebut rutin dilintasi gajah liar.

 “Konflik antara petani dan gajah liar di kawasan itu sudah rutin terjadi. Jadi, kerusakan yang ditimbulkan tidak bisa kita hitung secara persis. Ini perlu langkah bersama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, tidak bisa BKSDA sendiri menangani ini,” sebutnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (6/6/2022).

Untuk sementara, Nurdin menyebutkan, langkah yang dilakukan pihaknya adalah menyalakan mercon atau petasan untuk mengusir gajah liar pada petani. Dia menyebutkan, kawasan itu sudah berubah fungsi menjadi lahan pertanian. Hal ini berdampak kepada kehidupan gajah liar.

 “Hutan di sana itu sudah berubah, ini harus dipikirkan oleh pemerintah daerah. Kalau kita usir gajah liar itu, mau diusir ke mana lagi? Kawasan hutannya sudah tidak ada,” katanya.

Dia berharap, masalah konflik gajah dan manusia di kawasan itu menjadi fokus perhatian pemerintah. Sehingga, ada langkah konkret untuk menghentikan gajah melintas di kawasan tersebut dan merusak kebun serta gubuk petani.

 “Masalah ini sangat serius, tidak bisa BKSDA sendiri menanganinya. Pemilik wilayah yaitu Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan semua pihak terkait agar bisa ikut serta mencari solusi jangka panjang. Agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Sumber: kompas.com

Previous Post

BPKS dan Komisi VI DPR Adakan Rapat Dengar Pendapat

Next Post

Penembakan di Indrapuri Diduga Bermotif Sakit Hati

Next Post

Penembakan di Indrapuri Diduga Bermotif Sakit Hati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026
Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

04/08/2026
Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026
Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

03/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

9 Gubuk dan Puluhan Hektar Kebun di Aceh Utara Dirusak Gajah Liar

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com