SIGLI – Fraksi Partai Aceh menilai pemerintahan kabupaten (Pemkab) Pidie di bawah kepemimpinan Roni Ahmad atau akrab disapa Abusyik dan Fadhlullah TM Daud, gagal.
Hal ini disampaikan Muhammad, S.Pd.I dalam pendapat akhir Fraksi Partai Aceh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie terkait Laporan PertanggungJawaban (LPJ) APBK Pidie Tahun Anggaran 2021, Kamis 15 Juli 2022.
“Untuk itu kami menyatakan hanya cukup satu kata, gagal,” kata dia.
“Roni Ahmad – Fadhlullah TM Daud yang telah berhasil merebut hati rakyat, tapi gagal membawa perubahan untuk rakyat. Tagar Kampanye; Pidie Meusigrak, Meusaboh dan Meudaulat sajan Rakyat, namun dalam kenyataannya hanya mampu gonta-ganti kabinet tanpa mampu membawa perubahan kinerja yang nyata.”
“Hal ini terbukti bahkan sampai dengan saat ini masih banyak terjadi kekosongan Jabatan. sampai di akhir masa jabatannya sekaligus yaitu pada H-2,” kata dia lagi.
Menurutnya, kesimpulan tersebut berdasarkan fakta yang terjadi selama ini, termasuk adanya penempatan PNS sebagai Pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Eselon III yag tidak relevan dengan kemampuan, pengetahuan dan dedikasi yang tinggi untuk mewujudkan pembangunan daerah yang dapat dihandalkaan.
“Terkesan asai meukaleuh. Seharusnya alat ukur untuk seleksi jabatan adalah melalui mekanisme sistem merit benar-benar diimplementasikan.”
“Kurang maksimal dalam mengkaji dan mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal potensi untuk itu sangat besar,” ujarnya.









