Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga BBM Naik, Pedagang Minta Pemerintah Ikut Tanggung Beban

Admin1 by Admin1
06/09/2022
in Ekonomi
0

Jakarta – Harga sejumlah kebutuhan pokok mulai terdampak kenaikan harga BBM. Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) Reynaldi Sarijowan meminta pemerintah turut menanggung beban ongkos distribusi yang bertambah.

“Pemerintah harus ikut mengintervensi subsidi distribusi ini,” ujarnya saat dihubungi Tempo, Senin, 5 September 2022.

Meski distribusi bahan pokok pada hari ketiga pasca-pengumuman kenaikan harga BBM masih lancar, kondisi ke depan dianggap perlu diwaspadai. Karena itu, Reynaldi menyatakan harus ada subsidi distribusi harga agar beban distribusi tidak hanya ditanggung produsen atau pedagang.

Selain itu, ia mendorong agar pemerintah memiliki upaya lanjutan untuk menangani kondisi mendatang. Adapun harga komoditas mulai terkerek di tingkat pasar. Reynaldi mencatat, harga cabai rawit merah sudah menyentuh Rp 63.500 per kilogram. Kemudian, harga cabai keriting Rp 79 ribu per kilogram dan cabai rawit hijau Rp 54 ribu per kilogram.

Harga daging ayam boiler juga naik menjadi Rp 39.500 per kilogram, bawang merah Rp 40 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp 33 ribu per kilogram. Sedangkan harga telur terjadi tren penurunan walau masih cukup tinggi, yakni Rp 29 ribu di tingkat konsumen.

“Untuk daging sapi juga masih bertengger di angka Rp 148 ribu hingga Rp 149 ribu per kilogram,” kata Reynaldi.

Sebelum kenaikan harga BBM, Reynaldi menyebut harga-harga sejumlah kebutuhan pun sudah di atas harga normal. Misalnya, harga telur yang sempat mencapai Rp 32 ribu per kilogram. “Apalagi setelah pengumuman harga BBM naik Jumat kemarin. Saya kira bakal sulit buat turun,” ucap Reynaldi.

Reynaldi mengakui aktivitas jual-beli di pasar juga masih normal, seperti sebelum harga BBM naik. Walau begitu, dia memprakirakan ke depan potensi kenaikan harga tetap terjadi. Terlebih, ketika hari besar.

Sementara ihwal pertimbangan untuk menaikkan harga jual, Reynaldi menuturkan pihaknya masih melakukan kajian. IKAPPI mengambil rentang waktu selama sepekan pasca-pengumuman kenaikan harga BBM untuk membuat keputusan. Sebab, ada kekhawatiran pedagang jika menaikkan harga jual maka kehilangan pelanggan karena daya belinya menurn.

“Keluhan pedagang memang soal harga. Saya kira harga perlu dibuat skema yang besar di tiap komoditas. Tidak hanya telur atau cabai saja,” ujar Reynaldi. “Tapi bagaimana nantinya, kami akan menghitung proyeksi satu minggu ke depan,” kata dia.

Sumber: tempo.co

Previous Post

Kabareskrim Tepis Isu Perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Kuat Ma’ruf

Next Post

Lima Gajah Liar Rusak Kebun Warga di Nagan Raya

Next Post
Gajah Liar Obrak-abrik Dapur Warga di Pintu Rime Gayo

Lima Gajah Liar Rusak Kebun Warga di Nagan Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

04/08/2026
PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

04/08/2026
Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

04/08/2026
Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

04/08/2026
Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026

Terpopuler

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026

Harga BBM Naik, Pedagang Minta Pemerintah Ikut Tanggung Beban

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com