Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Petani Pidie Tewas Diinjak Gajah Liar

Atjeh Watch by Atjeh Watch
30/10/2022
in Lintas Timur
0
Gajah Liar Obrak-abrik Dapur Warga di Pintu Rime Gayo

Ilustrasi gajah. Foto antara

SIGLI – Seorang warga Desa Pako, Keumala, Kabupaten Pidie, Aceh, tewas diinjak gajah liar. Korban bernama Affan Husen ditemukan meninggal dunia di sekitar kebunnya pada Jumat (28/10) malam.

Kepala Desa Pako, Bukhari, mengatakan korban sejak pagi pergi ke kebunnya di Alue Batee. Hingga pukul 6 sore, korban tak kunjung pulang. Sang istri yang sudah lelah mencari keberadaan Affan, kemudian melapor kepada perangkat desa.

Warga beramai-ramai kemudian mencari pria 56 tahun itu ke kebunnya. Jasad Affan akhirnya ditemukan telah terbujur kaku dalam kubangan bekas injakan gajah, tak jauh dari kebun.

“Sekitar jam 7 malam kami temukan (Affan) telah meninggal. Lokasi ditemukan sekitar 2 kilometer dari permukiman penduduk,” katanya kepada merdeka.com, Sabtu (29/10).

Menurut Bukhari, konflik satwa dengan manusia yang terjadi di kampungnya kali ini merupakan yang terparah hingga memakan korban jiwa. Selama ini, gajah hanya merusak isi kebun, pondok, dan rumah warga.

Bagi warga setempat, tutur Bukhari, konflik dengan binatang bertubuh besar itu bukan hal baru. Tiap bulan warga selalu menanggung derita. Penanganan dari Pemerintah Kabupaten dan Provinsi, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, tak mengubah keadaan.

Dia mengatakan konflik tersebut telah terjadi sejak 10 tahun lalu. Akan tetapi intensitas paling tinggi terjadi selama 5 tahun belakangan.

“Kami tiap bulan mengusir gajah pakai mercon. Tiap bulan selalu begitu. Warga sudah sangat lelah,” ujar Bukhari.

Sementara itu Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, menyatakan pihaknya telah berbuat banyak untuk mengatasi konflik satwa dengan manusia di Pidie. Misalnya memasang pagar kawat kejut, dan GPS Collar ke tubuh gajah liar untuk memantau pergerakannya.

Namun Agus mengakui penanganan konflik satwa gajah dengan manusia ini belum parsial atau belum menyeluruh antar lintas instansi pemerintah maupun NGO.

“Penanganan ini tidak hanya tertumpu di BKSDA. Ini harus terpadu, komitmen semua pihak baik itu pemerintah provinsi, kabupaten, termasuk juga masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

Kapolda Pastikan Tidak Ada Pungli dalam Layanan SIM

Next Post

18 Rumah Terendam Banjir di Aceh Tengah

Next Post
18 Rumah Terendam Banjir di Aceh Tengah

18 Rumah Terendam Banjir di Aceh Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penilaian Adipura, Kecamatan Jeumpa Laksanakan Giat Jum’at Bersih Setiap Gampong Ikut Berpartisipasi

Penilaian Adipura, Kecamatan Jeumpa Laksanakan Giat Jum’at Bersih Setiap Gampong Ikut Berpartisipasi

16/10/2026
Gawat, Udara di Aceh Tengah Paling Berbahaya Usai Kabut Asap Melanda Aceh

Gawat, Udara di Aceh Tengah Paling Berbahaya Usai Kabut Asap Melanda Aceh

16/10/2026
Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

16/10/2026
Pemko Banda Aceh Bekali 65 ASN Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

Pemko Banda Aceh Bekali 65 ASN Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

16/10/2026
Gali Praktik Baik di ITB, UPT MKU USK Siap Perkuat Capaian Pembelajaran Berbasis Proyek

Gali Praktik Baik di ITB, UPT MKU USK Siap Perkuat Capaian Pembelajaran Berbasis Proyek

16/10/2026

Terpopuler

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

15/10/2026

22 Nama Pengurus MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031 Diumumkan, Lulus Uji Kitab Kuning

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Selesai]

Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Selatan, Langit Abdya Ikut Kelam Diselimuti Kabut Asap

Fobia Bendera Bulan Bintang di Perayaan Maulid di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com