Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sosok Hasan Tiro Sulit Dicari Penggantinya di Aceh

Admin1 by Admin1
06/11/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Mantan Sekretaris Juru Bicara Partai Aceh, Murdani Abdullah, mengatakan bahwa Hasan Tiro merupakan tokoh besar yang sulit dicari penggantinya di Aceh. Sosok ini memiliki pengaruh besar di Aceh meski yang bersangkutan telah lama meninggal.

Hal ini disampaikan Murdani yang hadir sebagai pemateri dalam Komunitas Diskusi Ilmiah (KDI) di Gerobak Café, Lamnyong, Sabtu 5 November 2022.

“Hasan Tiro melanjutkan perjuangan Daud Bereueh dengan konsep yang sedikit berbeda,” ujar penulis buku Sang Kombatan ini di depan yang hadir.

Yang menjadi catatan, kata Murdani, beberapa bulan sebelum deklarasi Aceh Merdeka di Gunong Halimun, Kabupaten Pidie pada 4 Desember 1976, Hasan Tiro sebenarnya telah telah berada di Aceh, tepatnya antara Peudada Bireuen dengan Linge Kabupaten Aceh Tengah.

“Di sini, Hasan Tiro bertemu dengan tokoh-tokoh DI/TII yang merupakan orang-orang kepercayaan Daud Beureueh. Mereka adalah Camat Derih dan Teungku Akop di Peudada serta Teungku Ilyas Leubee di Linge. Dari pertemuan dengan orang-orang inilah berlanjut dengan deklarasi besar di Halimun,” ujar Murdani.

“Semua gerakan besar dimulai dari diskusi kecil,” katanya lagi.

Seusai deklarasi gunung halimun dan Hasan Tiro keluar dari Aceh, kata Murdani, sosok itu masih mengirim orang-orangnya untuk menyebarkan ideologi dari satu tempat ke tempat lainnya di Aceh.

“Dari diskusi kecil kemudian menyebar ke seluruh Aceh dan puncaknya adalah pada tahun 1999.”

“Kalau ditanya, apakah gerakan ini kini sudah selesai? Saya tidak bisa menjawabnya. Karena setiap zaman ada orangnya. Setidaknya sejarah Aceh berbicara demikian. Tapi satu hal yang pasti, cara pemerintah menangani Aceh merupakan jawaban terhadap pertanyaan itu sendiri. Satu tumbuhan yang dipatahkan puncuknya justru akan melebar ke samping,” kata Murdani yang juga salah seorang jurnalis di Aceh ini lagi.

Diskusi ini berlangsung menarik dan banyak pertanyaan-pertanyaan seputar kondisi Aceh di masa konflik.

Diskusi KDI ini menghadirkan peserta dari berbagai lintas organisasi dan para aktivis mahasiswa. Diskusi ini digagas oleh HMI Komisariat FKIP dan JIMI.

Penyelenggara mengundang pemateri dari lintas profesi dan organisasi.  

Previous Post

AS Diam-diam Minta Ukraina Negosiasi dengan Rusia

Next Post

Saat Siswa Belajar Talents Mapping Keagamaan

Next Post

Saat Siswa Belajar Talents Mapping Keagamaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

IMAS Sorot Aktivitas Tambang Tanpa Izin di Manggamat Aceh Selatan

IMAS Sorot Aktivitas Tambang Tanpa Izin di Manggamat Aceh Selatan

16/09/2026
Lima Komoditas Ini Berpotensi Picu Inflasi di Aceh

Lima Komoditas Ini Berpotensi Picu Inflasi di Aceh

16/09/2026
Krak, 8.074 Hektare Sawah di Aceh Timur Dipulihkan

Krak, 8.074 Hektare Sawah di Aceh Timur Dipulihkan

16/09/2026
Syeh Muharram Tekankan Kepedulian Pejabat PDAM terhadap Pelayanan Masyarakat

Syeh Muharram Tekankan Kepedulian Pejabat PDAM terhadap Pelayanan Masyarakat

16/09/2026
Muslim Ayub Harap Pemuda Menggali Pancasila Dalam Kehidupan Modern

Muslim Ayub Harap Pemuda Menggali Pancasila Dalam Kehidupan Modern

16/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Sosok Hasan Tiro Sulit Dicari Penggantinya di Aceh

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Puluhan Pemuda Pidie Jaya Digembleng Jadi Kader Penggerak, Targetkan Calon Pemimpin Masa Depan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com