Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pencemaran Nama Baik Ketum PBNU, Polisi akan Panggil GP Ansor dan Faizal Assegaf

Admin1 by Admin1
11/11/2022
in Nanggroe
0

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, disebut sebagai sosok yang rasis dan membenci para habib di Indonesia oleh Faizal Assegaf. Hal ini berbuntut pada laporan polisi yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor terhadap Faizal di Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya menyatakan segera memanggil pengurus GP Ansor DKI Jakarta dan Faizal Assegaf untuk dimintai keterangan sebagai pelapor dan terlapor. “Nanti akan dipanggil pelapor dan terlapornya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 11 November 2022 dikutip dari Antara.

Meski demikian, Zulpan belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jadwal pemanggilan terhadap pengurus GP Ansor dan Faizal Assegaff. “Saat ini masih didalami penyidik, nanti diagendakan pemeriksaan,” ujarnya.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta melaporkan Faizal Assegaf ke Polda Metro Jaya. “Melaporkan akun Twitter yang bernama Faizal Assegaf, dalam hal ini dugaan pencemaran nama baik, penghinaan dan penyebaran berita bohong terhadap Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf,” kata Ketua GP Ansor DKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa.

Ainul menilai cuitan yang diunggah akun Twitter tersebut mengandung ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong yang bisa menimbulkan perpecahan. “Teman-teman bisa liat di Twitter Faizal Assegaf itu salah satunya mengatakan bahwa Ketua Umum PBNU itu membenci para habaib, dalang untuk pembubaran habaib,” katanya.

Laporan GP Ansor DKI Jakarta telah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/5700/XI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 8 November 2022.

Adapun pasal yang dipersangkakan dalam laporan itu yakni Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 15 ayat 2 dan Pasal 15 KUHP tentang kebencian dan penyebaran berita bohong.

Pada kesempatan terpisah, Faizal Assegaf tak mempermasalahkan pelaporan terhadap dirinya ke polisi. Dia mengatakan, laporan terhadap dirinya di Polda Metro Jaya bukan pertama kalinya.

“Saya berkesimpulan itu hak mereka yang melaporkan saya ke kantor polisi seluruh Indonesia, kalau tidak salah sudah sampai 11 atau 20 wilayah, hari ini yang di DKI. Saya kira itu bagus saja,” kata Faizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 8 November 2022.

Faizal membahas soal tudingan GP Ansor terkait dirinya menyebut Yahya Cholil Staquf sebagai pembenci para habib. Dia mengatakan, cuitan itu terkait dengan pernyataan Yahya Cholil Staquf yang menyebut habaib sebagai pengungsi di Indonesia. “Laporan itu menyangkut dengan video Ketua PBNU Yahya Staquf yang mengatakan para habaib pengungsi,” katanya.

Kemudian dia mempertanyakan data, fakta dan naskah akademisnya. “Apa dasar yang menyebutkan para habib datang ke Indonesia sebagai pengungsi,” katanya.

Karena itu sebagai pelecehan dan tidak ditemukan dalam bukti-bukti otentik. “Kemudian itu menjadi pokok pelaporan yang mereka anggap menghina,” katanya.

Faizal Assegaf hakulyakin pernyataannya soal Yahya Cholil Staquf adalah benar dan tengah mempertimbangkan untuk melaporkan balik pelapornya. “Nanti kalau mereka lapor, saya tidak takut untuk pukul lapor balik mereka. Saya berpegang pada prinsip kebenaran dan nanti saya akan mempertimbangkan laporkan balik mereka,” ujarnya.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Ketua DPR Aceh Prihatin Banyak Jalan Rusak di Aceh Utara

Next Post

Empat Jenazah Ditemukan Dalam Satu Rumah di Kalideres

Next Post
Kronologi Bocah di Medan Tewas Digigit Anjing Tetangga

Empat Jenazah Ditemukan Dalam Satu Rumah di Kalideres

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

IMAS Sorot Aktivitas Tambang Tanpa Izin di Manggamat Aceh Selatan

IMAS Sorot Aktivitas Tambang Tanpa Izin di Manggamat Aceh Selatan

16/09/2026
Lima Komoditas Ini Berpotensi Picu Inflasi di Aceh

Lima Komoditas Ini Berpotensi Picu Inflasi di Aceh

16/09/2026
Krak, 8.074 Hektare Sawah di Aceh Timur Dipulihkan

Krak, 8.074 Hektare Sawah di Aceh Timur Dipulihkan

16/09/2026
Syeh Muharram Tekankan Kepedulian Pejabat PDAM terhadap Pelayanan Masyarakat

Syeh Muharram Tekankan Kepedulian Pejabat PDAM terhadap Pelayanan Masyarakat

16/09/2026
Muslim Ayub Harap Pemuda Menggali Pancasila Dalam Kehidupan Modern

Muslim Ayub Harap Pemuda Menggali Pancasila Dalam Kehidupan Modern

16/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Pencemaran Nama Baik Ketum PBNU, Polisi akan Panggil GP Ansor dan Faizal Assegaf

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Puluhan Pemuda Pidie Jaya Digembleng Jadi Kader Penggerak, Targetkan Calon Pemimpin Masa Depan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com