Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dinas Pendidikan Dayah Se-Aceh Diharapkan Mampu Kembangkan Dayah Berkualitas

Admin1 by Admin1
22/11/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH— Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh, M Jafar, mengharapkan seluruh Dinas Pendidikan Dayah dari tiap kabupaten/kota mampu mengembangkan dan membina pendidikan dayah berkualitas di wilayahnya masing-masing. Dengan begitu dapat melahirkan generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama.

“Dalam upaya mengembangkan dayah-dayah di Aceh, tentu dibutuhkan perencanaan yang matang, yang diikuti dengan pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi terhadap kegiatan yang telah dan sedang berjalan,” kata Jafar saat membuka Rapat Koordinasi Perencanaan Terpadu Pengembangan Dayah, di Hotel Grand Nanggroe, Senin, (21/11/2022).

Jafar mengatakan, dalam membangun pendidikan dayah dibutuhkan juga keterlibatan berbagai stakeholder yang terkait, sehingga upaya yang dilakukan bisa ditempuh secara komprehensif dan menghadirkan solusi yang lebih tepat sasaran.

“Untuk itu, maka kita bertemu dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Terpadu Pengembangan Dayah Tahun Anggaran 2022 ini, dengan harapan, pertemuan ini nantinya menjadi ajang evaluasi dan dirumuskan strategi sebagai solusi dalam menjawab berbagai tantangan pengembangan dayah Aceh ke depan, ” kata Jafar.

Menurut Jafar, lembaga Dinas Pendidikan Dayah merupakan instansi keistimewaan yang ada di Aceh dan tidak dimiliki oleh provinsi lain. Kehadiran lembaga tersebut khusus untuk membina dan mengembangkan pendidikan dayah di Aceh. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya dayah di Aceh lebih unggul dan memiliki kualitas dibanding dengan pondok pesantren lainnya di tanah air.

“Anggaran dari APBA maupun APBK yang dialokasikan untuk pengembangan dayah di Aceh relatif besar, bahkan menjadi anggaran kelima terbesar dalam APBA,” kata Jafar.

Oleh sebab itu, Jafar berharap pendistribusian anggaran dapat merata ke seluruh dayah. Ia berharap anggaran tidak melulu dialokasikan ke dayah yang sama setiap tahunnya.

Selain itu, ia juga meminta agar tidak terjadinya tumpang tindih pengalokasian anggaran ke dayah antara Dinas Pendidikan Dayah Aceh dengan Dinas Pendidikan Dayah kabupaten/kota. Misalnya, kata Jafar, bila suatu dayah sudah dibantu oleh Dinas Pendidikan Dayah Aceh, maka sebaiknya Dinas Pendidikan Dayah kabupaten/kota dapat mengalokasikan ke dayah yang belum menerima bantuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri, mengatakan, rapat koordinasi tersebut digelar pihaknya sebagai upaya untuk menemukan pemahaman bersama dalam mengembangkan dan memperbaiki kualitas dayah di Aceh.

“Tujuan Rakor ini adalah untuk membangun komunikasi antar pimpinan Dinas Pendidikan Dayah se-Aceh sehingga terbangun hubungan yang harmonis dan memperoleh masukan terkait masalah yang ada, dengan begitu memberikan hasil positif bagi kemajuan Dinas Dayah,” kata Zahrol.

Zahrol menyebutkan, Rakor yang diikuti 76 peserta dari kabupaten/kota itu berlangsung selama dua hari, 21-22 November 2022.

Previous Post

Piala Dunia 2022, Qatar Bikin Stadion yang Bisa Dibongkar Pasang

Next Post

BSI Dorong Transformasi Digital di Aceh

Next Post
BSI Aceh Operasikan 16 Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

BSI Dorong Transformasi Digital di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026
Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

04/06/2026
Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

04/06/2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Books Fair dalam Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Books Fair dalam Konkernas

04/06/2026
65 Santri SMAS Dayah Darul Quran Aceh Lulus Jalur Talenta USK, SPAN-PTKIN, dan SNBT 2026

65 Santri SMAS Dayah Darul Quran Aceh Lulus Jalur Talenta USK, SPAN-PTKIN, dan SNBT 2026

04/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com