Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

12 WNI Diduga Korban Perdagangan Orang di Laos Akan Dijual ke Myanmar

Admin1 by Admin1
23/11/2022
in Internasional
0

Jakarta – Setidaknya 12 warga negara Indonesia (WNI) asal Kalimantan Barat menjadi korban perdagangan orang di Laos.

Kedua belas orang itu mulanya diiming-imingi kerja di Laos menjadi telemarketing, tetapi setibanya di sana, mereka dipekerjakan menjadi scammer investasi bodong.

Kini, beberapa dari mereka dimintai sejumlah uang. Jika tak memberikan uang itu, mereka diancam dijual ke Myanmar.

Pengacara korban perdagangan orang, Agustiawan, mengungkapkan dari jumlah tersebut ada tiga orang yang masih berada di kamar pengasingan di Laos, sementara tujuh orang lain sudah dijual ke agen yang berbeda dari agen awal.

Dua orang sisanya lagi, ia tak mengetahui keberadaannya karena mereka dipisah.

Agus mendapat informasi, jika dalam waktu empat hari tidak ada iktikad baik, para WNI itu akan dijual ke negara lain.

“Informasinya kalau mereka dalam waktu empat hari tidak ada [iktikad] apa-apa, mereka mau dijual ke Myanmar. Karena mereka kadang kalau enggak sesuai [target] disetrum, disiksa,” ujar dia.

Menanggapi kasus ini, Agus mengatakan telah menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Laos. Namun, tak ada respons positif dari perwakilan RI itu. Ia menilai mereka seperti mengabaikan laporan tersebut.

Pengacara itu juga sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri RI. Namun, mereka juga masih menunggu informasi dari KBRI Laos.

Di salah satu video yang beredar, tampak WNI meminta tolong agar segera dipulangkan.

“Kami mohon dengan kerendahan hati Bapak Presiden, kepolisian, Kedutaan Besar, memulangkan kami, atau menjemput saya di negara Laos,” kata WNI di video itu.

Agus membeberkan awal mula para WNI menjadi korban. Menurutnya, pihak tertentu menawari mereka bekerja di Laos sebagai marketing, dengan gaji Rp12 juta per bulan.

Namun, setibanya di Laos, para WNI ini menemukan kenyataan pahit.

“Setelah sampai Laos ternyata mereka bekerja tidak sesuai yang dijanjikan di Indonesia. Mereka [dijanjikan] bekerja di supermarket, ada yang telemarketing, ada yang di Alibaba gitu,” kata Agus kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/10) malam.

Ia kemudian berujar, “Nah, sampai di sana mereka dipekerjakan sebagai scammer investasi bodong.”

Lebih lanjut, Agus menerangkan bos para WNI itu memberi target. Mereka harus setor US$1000 atau sekitar Rp15 juta per bulan. Jika tak bisa memenuhi target itu, maka siap-siap mendapat siksaan.

Tak hanya siksaan, para WNI juga dikenai denda US$5 hingga US$10 atau sekitar Rp78 ribu hingga Rp157ribu.

“Mereka ini sudah hampir satu bulan lebih di sana. Sekarang ada beberapa orang yang masih di kamar pengasingan,” ungkap Agus.

Direktur Jenderal Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan bahwa pihaknya sedang memeriksa lebih lanjut laporan ini.

“Kemlu dan KBRI Vientiene sedang cek,” katanya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Putusan Walikota Subulussalam Batalkan Hasil Pilchiksung Makmur Jaya Diduga Karena Adiknya Kalah

Next Post

Penembakan Massal di Walmart Virginia AS, 10 Orang Tewas

Next Post

Penembakan Massal di Walmart Virginia AS, 10 Orang Tewas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al-Farlaky Minta Camat Dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah

Al-Farlaky Minta Camat Dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah

15/04/2026
Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

15/04/2026
Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

15/04/2026
Guru SMAN 1 Samadua Aceh Selatan Tanami Pohon Berbuah

Guru SMAN 1 Samadua Aceh Selatan Tanami Pohon Berbuah

15/04/2026
Rangkaian HUT Abdya ke-24, Pemkab Adakan Lomba Dalil Khairat

Rangkaian HUT Abdya ke-24, Pemkab Adakan Lomba Dalil Khairat

15/04/2026

Terpopuler

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

13/04/2026

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Krak, Warga Tak Terdata JKA Diberi Kesempatan Sanggah

Pemerintah Aceh Didesak Laporkan IUP PT. Linge Mineral Resource ke Pemerintah Pusat

12 WNI Diduga Korban Perdagangan Orang di Laos Akan Dijual ke Myanmar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com