Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Gajah Liar Rusak Sawah Warga di Ranto Peureulak

Admin1 by Admin1
23/11/2022
in Lintas Timur
0
Gajah Liar Obrak-abrik Dapur Warga di Pintu Rime Gayo

Ilustrasi gajah. Foto antara

IDI – Puluhan gajah liar merusak area perkebunan dan persawahan milik petani di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Selasa (22/11/2022).

Akibatnya, empat gubuk petani hancur, tumbuhan padi, pisang, dan tumbuhan lainnya milik warga hancur diinjak-injak oleh hewan berbelalai besar itu.

Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Eko Suhendro menyebutkan, awalnya laporan gajah masuk ke pemukiman itu diterima dari personel polisi yang bertugas di desa tersebut.

 “Jadi bintara pembina ketertiban masyarakat yang bertugas di desa itu melaporkan ada kawanan gajah masuk. Kita antisipasi, ajak petani berembuk dan terakhir kita ambil solusi untuk mengusir dengan membeli banyak petasan,” kata Eko dalam keterangan tertulisnya.

Suara petasan yang dibakar itu membuat gajah tersebut takut dan lari ke pedalaman kawasan hutan, sehingga tidak lagi berada di pemukiman warga.

“Kita tidak punya solusi lain, satu-satunya mengusir gajah ini ke kawasan hutan. Agar petani aman dan tetap bisa beraktivitas di kebun dan sawah,” katanya.

Dia berharap, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Timur dan dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, bisa mencari solusi jangka panjang, sehingga gajah tidak lagi masuk area perkebunan dan pemukiman warga.

“Semoga ada solusi jangka panjang, karena sudah beberapa kali kawasan itu masuk gajah liar,” pungkasnya.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Pemerintah Yakin Belanja Aceh hingga Akhir 2022 Capai 95 Persen

Next Post

Tekan Inflasi dan Tingkatkan Daya Beli Masyarakat, Pemko Banda Aceh Kembali Gelar Pasar Murah

Next Post

Tekan Inflasi dan Tingkatkan Daya Beli Masyarakat, Pemko Banda Aceh Kembali Gelar Pasar Murah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Enam ASN di Banda Aceh Diciduk Satpol PP Nongkrong di Warkop di Jam Kerja

Enam ASN di Banda Aceh Diciduk Satpol PP Nongkrong di Warkop di Jam Kerja

29/07/2026
Polisi Tangkap Pengedar Sabu Seberat Hampir 1 Kg di Aceh Barat

Polisi Tangkap Pengedar Sabu Seberat Hampir 1 Kg di Aceh Barat

29/07/2026
Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 8 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Belum Padam, BNPB: 13 Hektare Terbakar

29/07/2026
Peneliti UTU Ungkap Urgensi Irigasi dan Regenerasi Petani di Aceh Barat

Peneliti UTU Ungkap Urgensi Irigasi dan Regenerasi Petani di Aceh Barat

29/07/2026
Satpol PP dan WH Aceh Besar Gelar Razia Busana Islami

Satpol PP dan WH Aceh Besar Gelar Razia Busana Islami

29/07/2026

Terpopuler

Gajah Liar Obrak-abrik Dapur Warga di Pintu Rime Gayo

Gajah Liar Rusak Sawah Warga di Ranto Peureulak

23/11/2022

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com