Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Siswa MAN 1 Banda Aceh Wakili Indonesia di Ajang Iwate Tsunami Memorial Museum Exchange Event Jepang

Admin1 by Admin1
23/11/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Siswa MAN 1 Banda Aceh mewakili Indonesia pada kegiatan Iwate Tsunami Memorial Museum Exchange Event 2022 di Jepang. Acara yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh siswa SMA Hawai’i (Hilo High School), SMA Otsuchi, dan MAN 1 Banda Aceh dari Indonesia, Minggu 20 November 2022. 

Pada kegiatan ini, para siswa MAN 1 Banda Aceh mempresentasikan hasil kerjanya sebagai “Youth Ambassador” dan generasi muda dalam meneruskan pelajaran-pelajaran yang telah didapatkan dari fenomena Tsunami Aceh Tahun 2004 silam. Mulai dari memperkenalkan MAN 1 Banda Aceh, mendeskripsikan fenomena Tsunami Aceh Tahun 2004. Kemudian mempresentasikan aksi sebagai duta bencana di MAN 1 Banda Aceh, serta kerja sama dengan Museum Tsunami Aceh.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan upaya siswa tingkat SMA dan generasi muda lainnya untuk menyampaikan pengalaman dan pelajaran dari fenomena bencana, serta untuk mendiskusikan tujuan dan tantangan kegiatan ke depan. Kemudian mendorong pengembangan sumber daya manusia yang bertanggung jawab untuk meneruskan pelajaran dari fenomena bencana, serta ikut serta dalam kegiatan mitigasi bencana lokal.

Siswa MAN 1 Banda Aceh yang mewakili Indonesia yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Annisa Nurlathifah (Kelas XI IPS 1), Di Sultan Azfar (XI IPA 2), Muhammad Kausar Al-Fajri (XI IPA 3), dan Naira Tanzila Naaz (XI IPS 1). Mereka dibimbing oleh Nadya Balqis SPd dan didampingi Dhiyaul Izzah SPd.

Setelah melakukan presentasi, peserta dari MAN 1 Banda Aceh mendapat apresiasi yang luar biasa dari seluruh peserta, moderator, serta para ketua museum dari negara lain. 

Asisten Profesor di IRISDeS Tohoku University, Translator, Julia Gerster, mengatakan, “betapa cemerlangnya presentasi siswa MAN 1 Banda Aceh serta besarnya passion (penuh konsentrasi/semangat) pada presentasi ini, saya berharap bisa bertemu lagi di tahun depan.”

Direktur International Office Universitas Syiah Kuala, yang juga menjabat sebagai Penasehat Museum Tsunami Aceh, Dr Muzailin Affan MSc, mengungkapan “perfect” atas presentasi siswa MAN 1 Banda Aceh. Bahkan, salah satu media di Jepang meminta video introduction yang telah dibuat dan dipresentasikan.

“Setelah mengikuti acara ini, kami selaku siswa MAN 1 sangat antusias dalam mendengarkan sudut pandang siswa dari negara lain terhadap Tsunami di Negara mereka. Banyak pelajaran baru yang kami dapatkan, mulai dari action plan (rencana aksi) mereka, wawasan akan Museum Tsunami di Negara mereka, dan bagaimana mereka menyusun presentasi mereka. Tak hanya itu, kami bahkan dapat bertanya dan mengomentari presentasi mereka, begitu pula sebaliknya,” ujar Annisa Nurlathifah, perwakilan peserta dari MAN 1 Banda Aceh.

“Harapan kami, semoga kedepannya MAN 1 Banda Aceh dapat terus membimbing para siswa yang tertarik akan kebencanaan dan dilatih menjadi “Youth Ambassador” yang cakap dalam menyuarakan suara generasi muda untuk meneruskan pelajaran dari fenomena Tsunami Aceh 2004 dan ikut serta dalam kegiatan mitigasi bencana lokal. Agar peristiwa ini dapat menjadi pelajaran yang berharga, untuk masa depan yang lebih waspada dan tanggap bencana,” ungkapnya.

Kepala MAN 1 Banda Aceh, Nursiah SAg MPd, turut bangga dan memberikan apresiasi kepada anak didiknya itu.

“Tentunya kami bangga dengan penampilan yang luar biasa dari para siswa MAN 1 Banda Aceh. Di mana mereka dapat banyak belajar dari fenomena bencana alam yang terjadi, khususnya bendana Tsunami Aceh tahun 2004. Semoga bisa memotivasi siswa lainnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Direktur Museum Tsunami Aceh, Muhammed Syahputra Azwar, Direktur International Office Universitas Syiah Kuala dan Penasehat Museum Tsunami Aceh, Muzailin Affan. Kemudian Pendiri Museum Tsunami Pasifik, Walter Dudley. 

Kemudian Associate Professor di IRISDeS Tohoku University, Akihiro Shibayama, Associate Professor di IRISDeS Tohoku University, Sebastian Boret, Associate Professor di IRISDeS Tohoku University, Liz Maly, Asisten Profesor di IRISDeS Tohoku University, Julia Gerster. 

Selanjutnya ada Perwakilan dari Prefektur Iwate; Museum Peringatan Tsunami Iwawa Wakil Direktur Fujisawa, serta siswa dari SMA Otsuchi (peserta Kelompok Studi Pemulihan SMA Otsuchi).

Previous Post

Bupati Aceh Tengah Dinilai Tebang Pilih

Next Post

Menanti Pergub Hukum Acara Jinayat

Next Post

Menanti Pergub Hukum Acara Jinayat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

05/06/2026
14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026
Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

04/06/2026
Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

04/06/2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Books Fair dalam Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Books Fair dalam Konkernas

04/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com