Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bos Garuda Ingin PMN Rp 7,5 Triliun Segera Cair Agar Bisa Tambah Pesawat dan Karyawan

Admin1 by Admin1
06/12/2022
in Ekonomi
0

Jakarta – Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra mengatakan pencairan penyertaan modal nasional (PMN) Rp 7,5 triliun bersifat mendesak. PMN penting untuk restorasi pesawat hingga penyerapan tenaga kerja.

“Alasan pertama untuk memperbaiki rasio likuiditas Garuda dan kedua mendorong percepatan restorasi armada,” ujar dia dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR pada Senin, 5 Desember 2022.

Selain itu, PMN akan digunakan untuk memenuhi komitmen perseroan sesuai dengan perjanjian perdamaian yang tertuang dalam proposal restrukturisasi perusahaan. Garuda, Irfan melanjutkan, juga perlu menjaga tingkat aksesabilitas dan konektivitas antar-pulau di Indonesia.

Pemerintah berjanji mengucurkan PMN senilai Rp 7,5 triliun untuk maskapai pelat merah pada tahun ini. Pemberian PMN tersebut sebelumnya telah mendapatkan restu dari DPR.

Peberbitan bantuan modal tersebut dilakukan melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu serta konversi obligasi wajib konversi (OWK) dan utang kreditur melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. “PMN sebesar Rp 7,5 triliun akan digunakan untuk biaya maintenance, restorasi, dan pemenuhan maintenance reserve, serta modal kerja,” ucap Irfan.

Irfan juga menjelaskan, hasil analisis dari aspek ekonomi, keuangan, legal, fiskal, sosial/lingkungan, menggambarkan bahwa PMN layak diberikan ke Garuda. Khusus dari aspek ekonomi, manfaat pemberian PMN bagi pemerintah adalah meningkatkan produk domestik bruto (PDB) sebesar US$ 725 juta.

“Disertai potensi mempertahankan penyerapan tenaga kerja kepada Garuda Group,” tutur Irfan.

Sedangkan manfaat finansial pemberian PMN bagi Garuda adalah memperbaiki proyeksi pendapatan, EBITDA, EBITDAR, dan saldo akhir kas. “Serta dapat menjadikan Garuda menjadi perusahaan yang sehat,” kata Irfan.

Pencairan PMN Terganjal Syarat

Pemerintah sejatinya telah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang PMN pada 30 November lalu. Seiring dengan itu, kajian OWK untuk Garuda pun telah ditandatangani oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Irfan menuturkan meski progresnya cukup signifikan, ada beberapa hal yang menghambat pencairan PMN. Garuda perlu memenuhi persyaratan pencairan PMN sampai batas waktu yang ditetapkan.

“Sehubungan dengan pencairan PMN dan konversi utang, yaitu pemenuhan syarat pencairan PMN, maksimal di 22 Desember 2022 dan penerbitan PP OWK ditargetkan maksimal 20 Desember 2022,” ucap Irfan.

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, Irfan juga meminta dukungan dari Komisi VI DPR RI agar pencairan PMN dan konversi utang segera berjalan. “Sesuai dengan jadwal yang ditargetkan Garuda,” kata dia.

Sumber: Tempo

Previous Post

Penjualan Senjata Global Naik Jadi US$592 Miliar pada 2021

Next Post

Ferdy Sambo Disebut Sobek Berita Acara Interogasi Kuat Ma’ruf Saat Diperiksa Provos

Next Post

Ferdy Sambo Disebut Sobek Berita Acara Interogasi Kuat Ma'ruf Saat Diperiksa Provos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

02/10/2026
Komnas HAM Perkuat Kapasitas Advokat IKADIN Aceh dalam Penanganan Perkara HAM

Komnas HAM Perkuat Kapasitas Advokat IKADIN Aceh dalam Penanganan Perkara HAM

02/10/2026
Pemerintah Bangun Sekolah Rusak Akibat Banjir Bandang di Pedalaman Aceh Barat

Pemerintah Bangun Sekolah Rusak Akibat Banjir Bandang di Pedalaman Aceh Barat

02/10/2026
Alue Deah Teungoh Jadi Kampung Zakat Pertama di Banda Aceh

Alue Deah Teungoh Jadi Kampung Zakat Pertama di Banda Aceh

02/10/2026
Merindu Doa

Merindu Doa

02/10/2026

Terpopuler

Bos Garuda Ingin PMN Rp 7,5 Triliun Segera Cair Agar Bisa Tambah Pesawat dan Karyawan

06/12/2022

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

Gedung SMP Unggul Pidie Jaya Akan Dipinjamkan untuk Sekolah Rakyat, DPRK Sorot Kelayakan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com