BANDA ACEH – Sejumlah warga yang mengatasnamakan Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Aceh, Kamis 5 Januari 2022.
Koordinator Aksi Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh, Boby Rizky Furqani, mengatakan ini PPS atau Pelabuhan Perikanan Lampulo adalah salah satu PPS terbesar yang ada di Aceh.
“Kita berharap dinas terkait lebih mengutamakan agar infrastuktur yang ada di pelabuhan yang ada di Lampulo lebih ditingkatkan. Karena jika kita ingin sebuah kualitas maka kita harus siap mengeluarkan sedikit perjuangan untuk kualitas tersebut,” ungkap Boby Rizky Furqani.
Di samping itu, kata dia, air muara dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera I Kutaradja, Lampulo, Banda Aceh, dangkal membuat nelayan kecewa. Akibatnya kapal-kapal yang hendak berlabuh dan berangkat sering kandas, hingga harus menunggu air pasang.
Kondisi ini sudah dialami oleh nelayan sejak pertama kali diresmikan oleh Wakil Presiden, H Muhammad Jusuf Kalla pada 13 Desember 2015 lalu. Pelabuhan bertaraf nasional ini sering mengalami kedangkalan, meskipun berulang kali dikeruk.
“Kita mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan mengatasi PPS Lampulo yang mengalami pendangkalan. Kita juga mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan untuk memfasilitasi penggunaan freezer di atas kapal agar mutu ikan terjaga,” kata dia.
“SPMA mendesak PJ Gubernur Aceh untuk mencopot Kadis Kelautan dan Perikanan karena dinilai Lambat dalam mengatasi Keluh Kesah nelayan.”
“Saya sekalu korlap aksi pada hari ini, menegaskan kembali bahwa apabila tuntutan kami tidak diindahkan maka kami akan menggelar aksi jilid II yang dengan masa lebih banyak lagi,” kata Boby.








