“Jembatan masih bagus dirusak. Kemudian dibangun jembatan darurat. Kini jembatan darurat nyaris ambruk. Sedangkan jembatan baru tak kunjung selesai.”
HUJAN deras mengguyur pesisir Aceh Besar, Selasa sore 31 Januari 2023.
Antrian panjang kendaraan terlihat memanjang dari Desa Labuy, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.
Sejumlah pengendara roda 4 terlihat memasang wajah kesal. Mereka harus mengantri lama hanya untuk melewati jembatan darurat antara Desa Lam Ujong Kecamatan Baitussalam dengan Desa Lamnga Kecamatan Mesjid Raya.
Sementara sejumlah pengendara roda dua terlihat menerobos macet dengan menyelip antrian.
Di depan gerbang Desa Lam Ujong, jalan mulai berlumpur dan becek. Jika tak hati-hati, nyawa menjadi taruhannya. Sejumlah genangan air terlihat di sisi kiri dan kanan jalan.
Sementara jembatan darurat terlihat mulai ambruk. Sejumlah kayu dan seng yang dipasang sebagai pembatas jembatan, terlihat jatuh ke sungai.
Di tengah jembatan, lubang besar menganga. Sementara kayu yang dijadikan alas mulai patah di sejumlah bagian. Maklum, kendaraan alat berat sering melintas di sana.
Warga harus ekstra hati hati saat melintas. Jika ada mobil yang terperosot, maka macet tak bisa dihindari.

Menurut Abdurrahman, kondisi jembatan darurat antara Lamnga dengan Lam Ujong memang memprihatinkan.
“Beberapa kali rusak. Tapi hanya ditampal dengan tanah saja,” ujar dia.
“Kemarin ada mobil yang terperosot. Akibatnya macet panjang hingga polisi turun tangan,” kata Samsuadi, warga lainnya di sana.
Warga di dua desa ini mengaku sudah berulangkali mengeluh kondisi jembatan darurat yang memprihatinkan. Sementara jembatan penghubung yang sedang dibangun tak kunjung selesai.
Konon menurut warga sekitar, jembatan penghubung Desa Lam Ujung dengan Desa Lamnga, awalnya dalam kondisi bagus.
“Sekitar tahun 2021 masih bagus. Di tahun 2021 juga, ada proyek pengaspalan jalan di sini. Saya tahu karena memang sering melintas,” ujar sumber atjehwatch.com.
Namun, kata sumber ini, pada pertengahan bulan puasa 2022 lalu, tiba-tiba ada proyek pembangunan jembatan penghubung.
“Jembatan yang masih dalam kondisi bagus dirobohkan. Sebagai alternatif dibangun jembatan darurat di samping kiri,” ujar sumber tadi.
“Dulu di situ ada plamplet proyek. Di situ tertulis APBN. Nilai proyeknya tak dicantumkan. Dengan target selesai pengerjaan pada akhir Desember 2022. Tapi plamplet tersebut sekarang dicopot,” kata dia lagi.
Kata sumber, jembatan dirobohkan pada Minggu akhir Ramadhan 2022.
“Jadi saat lebaran Idul Fitri 2022, mulai aktif jembatan darurat digunakan,” kata sumber tadi.
Namun, kata warga Lamnga ini, usai Idul Fitri hingga jelang Idul Adha, nyaris tak terlihat aktivitas yang berarti di lokasi proyek jembatan penghubung tadi. Menurut informasi, pekerja yang didatangkan dari luar Aceh tak kunjung kembali untuk bekerja karena sejumlah faktor.
“Kabarnya tidak dibayar gaji. Sedangkan para pekerja baru, mulai terlihat aktivitas pada Desember 2022 lalu. Hingga seperti sekarang,” ujarnya.
Warga berharap jembatan penghubung Desa Lamnga dengan Desa Lam Ujong bisa segera selesai.
“Terlepas ada berbagai hal di sana. Kalau bisa selesai-lah. Masak untuk pergi ke Labuy saja, harus antri berjam-jam,” kata Saryulis, warga setempat lainnya.









