Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Sekjen Kemenag RI Kukuhkan Tujuh Guru Besar UIN Ar-Raniry

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/03/2023
in Kampus
0
Sekjen Kemenag RI Kukuhkan Tujuh Guru Besar UIN Ar-Raniry

BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengukuhkan tujuh guru besar dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar di Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam Banda Aceh, Kamis (2/3/2023).

Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof Dr H Nizar Ali MAg dan turut disaksikan oleh pimpinan dan anggota senat serta para wakil rektor.

Dalam sambutannya, Sekjen Kemenag RI Prof Dr Nizar Ali menyampaikan ucapan selamat kepada tujuh orang Profesor yang dikukuhkan, dan juga kepada UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang saat ini telah memiliki 24 guru besar aktif.

Prof Nizar berharap, kepada seluruh profesor yang ada di UIN Ar-Raniry Banda Aceh termasuk yang dikukuhkan hari ini, diberi kemudahan oleh Allah SWT untuk dapat berkiprah optimal dengan kepakaran mereka masing masing, bagi bangsa dan kemaslahatan manusia.

Pada kesempatan tersebut, Prof Nizar juga mengingatkan tentang semangat Kementerian Agama baru dan semangat baru dalam mengelola Kementerian Agama. Menurutnya, semangat Kementerian Agama baru itu dapat diterjemahkan dengan 3 kata kunci.

Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik. UIN Ar Raniry harus terus meningkatkan kualitas layanan dan manajemen birokrasi yang berorientasi pelayanan prima dan profesional.

Kedua, penguatan moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah pada penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan. Ketiga, persaudaraan, yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.

“Dalam konteks ini, UIN Ar Raniry, dapat menjadi role model implementasinya, apalagi UIN Raniry telah melahirkan pemikir-pemikir yang menjadi motor implementasi syariat Islam di Aceh dalam semangat rahmatan lil alamin,”ungkap Sekjen Kemenag Prof Dr Nizar, Kamis (2/3/2023).

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan bahwa saat ini UIN Ar-Raniry Banda Aceh memiliki 26 guru besar yang masih bertugas dan aktif, namun pada Januari 2023 lalu dua di antaranya memasuki masa purna tugas, sehingga total guru besar di UIN Ar-Raniry saat ini sebanyak 24 orang.

“Dari 24 Jumlah guru besar yang aktif hari ini, ada 18 orang guru besar yang belum dikukuhkan. Hari ini adalah, hari pengukuhan guru besar yang ke III, setelah yang ke II di tahun 2015,”ujar Prof Mujib yang juga ikut dikukuhkan pada kesempatan kali ini.

Lebih lanjut, Prof Mujib menjelaskan bahwa pada pengukuhan guru besar ke III ini, UIN Ar-Raniry hanya mengukuhkan 7 Guru Besar berdasarkan urutan perolehan guru besar sesuai dengan tahun penetapan SK guru besar.

“Tahun 2022 adalah tahun terbanyak pertumbuhan jumlah professor di UIN Ar-Raniry sebanyak 9 orang. Kita masih sangat optimis bahwa tahun 2023 ini, Insya Allah, jumlah profesor di UIN Ar-Raniry akan terus meningkat. Saat ini ada 13 berkas calon guru besar yang sedang dalam penilaiaan dan perbaikan,”terangnya.

Selanjutnya, masing-masing guru besar yang dikukuhkan menyampaikan orasi ilmiahnya di depan anggota senat dan undangan yang hadir. Prof Syamsul Rizal menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Filsafat Kepemimpinan Kolaborasi, Menakar Konstruksi Sumber Daya Manusia Perspektif Al Ghazali, Prof Nazaruddin A Wahid menyampaikan orasi Ilmiah dengan judul “Urgensi Sukuk Daerah: Alternatif Pembiayaan Pemerintah Aceh.

Selanjutnya Prof Fauzi menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Ushul Fiqh dan Perananannya Dalam Pengembangan Ilmu-Ilmu Keislaman. Prof Muhammad Siddiq Armia menyampaikan orasi dengan judul “Implementing Islamic Law Through Islamic Constitutionalism: A Case Study of Indonesia.

Kemudian, Prof Mujiburrahman mengangkat topik “Reposisi Akademik dalam Merespon Revolusi Kognitif Menuju Arah Baru Pendidikan Islam Era Neurosains dan terakhir Prof Asna Husin yang mengajukan pertanyaan orasi ilmiah “Pertanyaan Besar”.

Mereka yang dikukuhkan adalah:

  1. Prof Dr H Syamsul Rijal MAg sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Filsafat Islam pada faklutas Ushuluddin dan Filsafat;
  2. Prof Dr Nazaruddin A Wahid MA sebagai guru besar dalam bidang Fikih Muamalah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam;
  3. Prof Dr Fauzi SAg Lc MA sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Fikih pada faklutas Ushuluddin dan Filsafat;
  4. Prof Dr T Zulfikar SAg MEd sebagai guru besar dalam bidang English Language Research pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan;
  5. Prof Muhammad Siddiq MH PhD sebagai Guru besar dalam bidang Ilmu Hukum pada Fakultas Syariah dan Hukum;
  6. Prof Dr Mujiburrahman MAg sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Pemikiran Islam pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan;
  7. Prof Dr Asna Husin MA sebagai guru besar dalam bidang Filsafat Pendidikan pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Previous Post

AHY Ajak Kader Dukung Anies Pimpin Perubahan dan Perbaikan

Next Post

PDAM Tirta Sejuk Gayo Lues Rayakan HUT ke-19 

Next Post
PDAM Tirta Sejuk Gayo Lues Rayakan HUT ke-19 

PDAM Tirta Sejuk Gayo Lues Rayakan HUT ke-19 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dayah Ruhul Qur’ani Borong Delapan Penghargaan Robotik Tingkat Nasional

Dayah Ruhul Qur’ani Borong Delapan Penghargaan Robotik Tingkat Nasional

26/07/2026
Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

26/07/2026
Perluas Akses Global, UIN Ar-Raniry Seleksi Calon Mahasiswa Internasional Lintas Zona Waktu

Perluas Akses Global, UIN Ar-Raniry Seleksi Calon Mahasiswa Internasional Lintas Zona Waktu

26/07/2026
PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

26/07/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh Barat dan Nagan Raya

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh Barat dan Nagan Raya

26/07/2026

Terpopuler

Sekjen Kemenag RI Kukuhkan Tujuh Guru Besar UIN Ar-Raniry

Sekjen Kemenag RI Kukuhkan Tujuh Guru Besar UIN Ar-Raniry

02/03/2023

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com