Penulis adalah Muhammad Aris Munandar. Anak Aceh yang sedang belajar di Al Azhar Kairo Mesir.
“Ke Mesir apa yang kalian cari? Kalimat ini sederhana tapi sarat makna. Perjalanan panjang mengantar kami ke sini, Mesir. Meninggalkan keluarga dan Aceh tercinta. Ramadan dan Idul Fitri pertama jauh dari kampung halaman. Rindu iya tapi semua ini demi masa depan.”
Pagi Ahad, 2 April 2023, merupakan hari yang sangat cerah dan juga hari yang bersejarah bagi saya dan seluruh calon mahasiswa baru Al Azhar Cairo. Dimana, pada hari tersebut kami dikumpulkan di bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang guna untuk berangkat menuju Jakarta.
Setelah sehari sebelumnya kami dikumpulkan dalam rangka menimbang barang kami secara kolektif di musalla komplek asrama Rusunawa UIN Arraniry Banda Aceh.
Pada hari yang sama juga, Ikatan Alumni Timur Tengah (Ikat) Aceh mengadakan acara pelepasan Camaba) Azhar 2022 yang turut dihadiri beserta kami anggota DPD RI dan juga mantan ketua IKAT 2 periode sebelumnya juga merupakan senator Aceh yaitu almukarram Syeikh Fadhil Rahmi Lc MA.
Kegiatan turut pula dihadiri oleh mantan ketua ikat periode sebelumnya yaitu almukarram Teungku Muhammad Fadhillah Lc M.Us dan juga turut pula dihadiri oleh ketua IKAT sekarang yaitu almukarram Teungku Khalid Mudatsir Lc M.Ag.
Dalam acara pelepasan tersebut terdapat beberapa nasehat yang disampaikan oleh guru guru kita.
Meskipun waktu yang terhitung sangat singkat, alhamdulillah kami disuguhi beberapa nasehat yang sangat penting setibanya kami di Mesir nanti, atau menjadi modal awal bagi kami sebagai mahasiswa baru disana.
Kami sadar bahwa nasehat-nasehat ini untuk kami. Karena perjalanan kami bukanlah untuk waktu yang singkat.
Akan ada tahun-tahun di mana kami belajar di sana, menghadapi berbagai tantangan dan juga beradaptasi dengan kehidupan yang mungkin berbeda dengan Aceh. Untuk itu, kami harus siap.
Setelah selesai serangkaian proses pelepasan, kami melanjutkan proses check in tujuan Aceh – Jakarta yang didamping langsung oleh ketua divisi tim edukasi timur tengah Ikat Aceh, Teungku Muhammad Zuhri Sulaiman Lc dan Ustadzah Nurmaini Lc. Turut juga menemani kami oleh Syeikh Fadhil Rahmi dan Teungku Khalid Mudatsir mengantarkan kami hingga ke Jakarta.
Setelah proses check in selesai, kemudian kami take off dari Aceh sekitar pukul 15.10.34 WIB dan landing di bandara international Sukarno Hatta Jakarta sekitar pukul 17.58.24 WIB.
Setiba nya di Jakarta, kami segera bergegas menuju orchad hotel untuk Bebuka puasa bersama dan bermalam di Orchard Hotel.
Kemudian setelah check out dari orchard hotel kami bersama sama kembali menuju ke bandara International Sukarno Hatta Jakarta sekitar pukul 11.30.56 WIB.
Kemudian kami mengadakan kembali agenda pelepasan beserta perpisahan bersama Syeikh Fadhil dan Teungku Khalid Mudatsir. Qadarullah pada hari tersebut, Ustadzah Nurmaini tidak bisa mengantarkan kami karna terkendala pada visa. Setelah serangkaian acara tersebut kami melakukan proses check in kembali menuju ke Kairo, Mesir.
Tepat pukul 17.03.09 WIB, kami take off dari bandara International Jakarta menuju Kairo didampingi langsung oleh ketua tim edukasi timur tengah Teungku Muhammad Zuhri Sulaiman. Setelah lebih kurang 8 jam dalam pesawat, akhirnya kami transit sebentar di Abudhabi Airport lebih kurang 11 jam.
Dalam masa transit tersebut, kami menikmatinya dengan bersantai dan jalan – jalan mengelilingi bandara tersebut. Kemudian kami kembali take off menuju Cairo lebih kurang 2 jam dalam pesawat. Alhamdulillah pada pukul 13.30.54 CLT, tanggal 4 April 2023, kami landing di Bandar International Cairo. Kemudian kami langsung menuju ke tempat imigrasi untuk pendataan warga asing dan selanjutnya ke tahap klaim bagasi.
Alhamdulillah setelah menunggu sekitar 30 menit kurang lebih, dalam keadaan teriknya matahari siang di Mesir rasanya kulit ini terbakar.
“Hana pue mata uroe Mesir berkat,” kata Ustadz Zuhri.
Artinya tidak apa apa matahari Mesir itu berkah.
Kemudian setelah itu kami dijemput langsung oleh tim Pansus dari KMA menuju Meuligoe KMA (Keluarga Mahasiswa Aceh ) sebagai tempat singgahan pertama bagi kami mahasiswa yang berasal dari Aceh dan juga menjadi rumah akhir bagi kami nanti keti kami pulang.
Pada malam harinya, abang abang dari KMA mengadakan acara sambutan atas kedatangan kami di Mesir turut juga dihadiri oleh ketua majelis syura dan segenap abang abang pengurus KMA.
Di akhir kata kata sambutan dari ketua KMA Teungku Budi Triono Lc ada sebuah pertanyaan yang sangat dalam maknanya dan hanya kami lah yang akan menjawabnya. Dengan se iring berjalan nya waktu kami belajar disini.
“Ke Mesir apa yang kalian cari?”
Setelah selesai serangkaian proses acara penyambutan dari abang abang KMA. Kemudian kami diarahkan ke rumah masing masing oleh tim Pansus dari KMA.
Terima kasih buat Ustazd Zuhri yang telah menemani kami dalam perjalanan dan juga kepada pengurus IKAT Aceh dan juga kepada seluruh abang abang di KMA.
Semoga Allah Swt membalas segala kebaikan antum. Jazakallah hu khairan ya ustadzinaa wa ma’akum jannah aamiin ya rabbal alamin.
Inilah pengalaman keberangkatan saya beserta seluruh Camaba Azhar Ikat Aceh 2022.
Cairo,13 April 2023.










