Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Di Makam Cut Nyak Dhien, IMPAS Aceh – Jakarta Minta Presiden Evaluasi PJ Gubernur Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
11/05/2023
in Nanggroe
0
Di Makam Cut Nyak Dhien, IMPAS Aceh – Jakarta Minta Presiden Evaluasi PJ Gubernur Aceh

SUMEDANG – Ketua Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh – Jakarta Nazarullah SE meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar mengevaluasi kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Ahmad Marzuki.

Hal itu disampaikan Nazarullah saat berziarah bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda Aceh ke makam pahlawan nasional Cut Nyak Dhien di Sumedang, Rabu (11/5/2023).

Menurut Nazarullah, pihaknya menilai PJ Gubernur Aceh Ahmad Marzuki tidak becus mengurus Aceh. Salah satu indikasinya adalah pengembalian uang SILPA dari anggaran 2022 ke Pemerintah Pusat senilai Rp2,5 triliun. Padahal, uang tersebut sangat dibutuhkan untuk pembangunan Aceh yang masih berstatus provinsi termiskin di Sumatera dalam lima tahun terakhir.

“Bayangkan, di tengah kondisi Aceh yang termiskin di Sumatera, uang Rp2,5 triliun jatah Aceh harus dikembalikan ke Pusat karena anggarannya tak terserap. Ini kan benar-benar tidak becus kerjanya,” kata Nazarullah mengungkapkan kegelisahannya.

“Kita melihat kondisi Aceh saat ini sangat memprihatikan. Tidak ada jalan lain selain memohon kepada presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja Pj Gubernur Aceh yang nyata-nyata tidak membawa perubahan apapun untuk Aceh,” kata Nazarullah.

Di sisi lain, serapan tenaga kerja di Aceh juga dinilai minim lantaran ketersediaan lapangan kerja masih rendah. Akibatnya, lulusan perguruan tinggi banyak yang menjadi pengangguran.

Karena itu, kata Nazarullah, pihaknya akan terus menyuarakan agar pemerintah Pusat mengevaluasi kinerja Pj Gubernur Aceh dan mengiimkan yang terbaik untuk membangun Aceh menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Tentang mengapa permintaan itu disampaikan di makam Cut Nyak Dhien, Nazarullah mengatakan hal itu dilakukan lantaran ingin mengingatkan para pemimpin Aceh bahwa Aceh dulunya dibela dengan pengorbanan nyawa pejuang yang ikhlas berkoban untuk Aceh.

“Kita ingin kembalikan marwah Aceh seperti dahulu Cut Nyak Dhien berjuang untuk Aceh di mana Aceh adalah negeri modal untuk Indonesia. Karena itu kami berziarah sekaligus menjemput rindu dan semangat perjuangan Cut Nyak Dhien sebagai bahan evaluasi dan perenungan kita bersama,” kata Nazarullah.

Itu sebabnya, acara ziarah itu diberi tema “Duek Meusapat, Peukoeng Martabat. Meuseuraya lam saboh cita, untuk Aceh yang lebih baik. (Duduk bersama perkuat martabat dalam satu cita untuk Aceh yang lebih baik).

Tokoh Aceh yang hadir di antaranya Anggota DPD Abdullah Puteh, anggota DPR RI Rafli Kande, mantan Pangdam Aceh Mayjen (Purn) Hafil, Irjen Polisi (Purn) Malta. Mereka berbaur dengan sekitar 400 masyarakat, pemuda, dan mahasiswa Aceh di Jakarta. Sebagian besar mereka berangkat dari rumah dinas Rafli Kande di Perumahan DPR RI Kalibata, Jakarta.

Abdullah Puteh mengatakan Aceh saat ini sedang koma dan tidak punya prioritas pembangunan. Puteh mengaku kaget, di Aceh masih terdapat jembatan gantung yang rawan digunakan oleh masyarakat di tengah limpahan dana otonomi khusus.

Karena itu, Puteh berharap siapapun yang memimpin Aceh harus bergerak cepat untuk menciptakan lapangan kerja sebesar-besarnya demi mensejahterakan masyarakat.

Sementara anggota DPR RI Rafli Kande mengatakan dirinya merindukan hadirnya pemimpin yang punya kasih sayang untuk Aceh sehingga benar-benar bekerja dengan melibatkan hati nurani dan batin untuk membangun Aceh seperti diperjuangkan oleh generasi Cut Nyak Dhien dulu. []

Previous Post

Teungku Irawan Abdullah Kembali Maju pada Pileg 2024

Next Post

Kadin: Pemerintah Harus Berikan Pilihan Bank Untuk Masyarakat Aceh

Next Post
BSI Aceh Pastikan Layanan ATM Sudah Berfungsi

Kadin: Pemerintah Harus Berikan Pilihan Bank Untuk Masyarakat Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TA Khalid Raih Gelar Doktor Cumlaude di Unpad ‎

TA Khalid Raih Gelar Doktor Cumlaude di Unpad ‎

29/06/2026
‎Silaturahmi dengan PWNU Aceh, Gus Salam Ajak Bangun Kembali Persatuan PBNU ‎

‎Silaturahmi dengan PWNU Aceh, Gus Salam Ajak Bangun Kembali Persatuan PBNU ‎

29/06/2026
Gelombang Panas Eropa, Ceko Catat Rekor Suhu 41,1 Derajat

Gelombang Panas Eropa, Ceko Catat Rekor Suhu 41,1 Derajat

29/06/2026
Mewakili Gubernur, Kadisdik Aceh: Sastra Adalah Fondasi Peradaban Persaudaraan Bangsa

Mewakili Gubernur, Kadisdik Aceh: Sastra Adalah Fondasi Peradaban Persaudaraan Bangsa

29/06/2026
Iran Peringatkan Jalur Alternatif Hormuz Bisa Picu Ketegangan

Iran Peringatkan Jalur Alternatif Hormuz Bisa Picu Ketegangan

29/06/2026

Terpopuler

Di Makam Cut Nyak Dhien, IMPAS Aceh – Jakarta Minta Presiden Evaluasi PJ Gubernur Aceh

Di Makam Cut Nyak Dhien, IMPAS Aceh – Jakarta Minta Presiden Evaluasi PJ Gubernur Aceh

11/05/2023

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Meurah Dua FC Melaju Ke Final Piala Kapolres Pijay, Usai Singkirkan Bandar Baru FC

Bareskrim Ungkap Jaringan Narkoba Tailand-Aceh, 325 Kg Sabu Diamankan

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com