Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Warga Malaysia Sempat ‘Panic Buying’ Gegara Masalah Pasokan Air

Admin1 by Admin1
22/05/2023
in Internasional
0
Warga Malaysia Sempat ‘Panic Buying’ Gegara Masalah Pasokan Air

Ilustrasi. Warga di Penang Malaysia. (REUTERS/HASNOOR HUSSAIN)

Jakarta – Setidaknya satu juta warga di Penang dan Kedahan Malaysia dikabarkan sempat ‘panic buying’ memborong air mineral usai keran mengering pada pekan lalu.

Penduduk “menyerbu” pusat perbelanjaan dan menyapu bersih air minum kemasan botol yang terpajang di rak toko. Rekaman pembeli yang berebut air pun beredar di media sosial.

Pasokan air lalu pulih kurang dari 24 jam. Namun, banyak penjual makanan yang memutuskan tak membuka warung. Mereka tak bisa menyiapkan bahan makanan tanpa persediaan air di hari sebelumnya.

Panic buying ini muncul usai kesalahan sistem di sepanjang Sungai Muda dan menyebabkan level air turun.

Tanpa aliran dari sungai itu, sejumlah bendungan tak bisa memenuhi kebutuhan air warga karena volume yang sedikit. Misalnya di Bendungan Ayer Itam hanya terisi 39,8 persen, Bendungan Teluk Bahang 46,2 persen, dan Bendungan Mengkuang yang biasanya terisi 90 persen hanya 88,2 persen.

Kepala Menteri Penang, Chow Kon Yeow, kemudian mengimbau warga Penang untuk menghemat air. Ia juga mengatakan air di Bendungan Ayer Item hanya cukup untuk bertahan 120 hari ke depan.

Sementara itu, Presiden Water Watch Penang, Chan Ngai Weng, mengatakan kondisi tersebut merupakan alarm bagi penduduk.

“Penggunaan air harian per kapita Penang melonjak hingga di atas 300 liter tahun lalu, tertinggi di negara ini. Tarif harus dinaikkan untuk mengendalikan pemborosan air,” ujar Chan, seperti dikutip The Star.

Chan juga buka suara soal sensor yang menyebabkan gerbang bendungan di Sungai Muda terbuka. Ia menilai seharusnya ada peringatan otomatis karena ada kesalahan sensor.

“Pihak berwenang harus memeriksa apakah peringatan dimatikan atau jika ada perintah yang salah atau apakah ada virus dalam program tersebut,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Chang mengatakan seharusnya terdapat peringatan umum yang dikirim ke setiap tingkat otoritas di Penang dan Kedah saat permukaan air Sungai Muda turun di bawah level tertentu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Gibran Penuhi Panggilan PDIP Buntut Pertemuan dengan Prabowo

Next Post

Presiden Iran Ebrahim Raisi Akan ke Indonesia Temui Jokowi

Next Post
Presiden Iran Ebrahim Raisi Akan ke Indonesia Temui Jokowi

Presiden Iran Ebrahim Raisi Akan ke Indonesia Temui Jokowi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com