BANDA ACEH – Seribuan masyarakat di Kemukiman Lhoknga Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar larut dalam zikir dan doa bersama mengenang gempa dan tsunami Aceh ke-19 yang diperingati dalam tahun Hijriah.
Mereka terlihat khusuk dan larut dalam untaian doa dan zikir bersama yang dipersembahkan untuk para anggota keluarga yang meninggal dunia dalam musibah besar di penghujung tahun 2004 silam itu.
Doa bersama mengenang gempa dan tsunami Aceh ke-19 pada 14 Dzulqaidah 1444 Hijriah yang di pusatkan Masjid Al Islah Lhoknga, dipimpin Tgk Khairul Anwar di Masjid Al Islah Lhoknga, Sabtu malam.
Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Al Islah Lhoknga Ridwan di Lhoknga mengatakan kegiatan peringatan musibah gempa dan tsunami diperingati dalam tahun Hijriah.
“Masyarakat kemukiman Lhoknga sepakat untuk melaksanakan peringatan musibah besar yang meluluhlantakkan pesisir Aceh dan Lhoknga khususnya diperingati dengan menggunakan tahun Hijriah,” katanya.
Dia mengatakan pelaksanaan mengenang musibah gempa dan tsunami Aceh saban tahun digelar masyarakat Kemukiman Lhoknga dengan berpedoman pada tahun Hijriah.
Menurut dia pada malam doa bersama tersebut masyarakat Lhoknga yang tinggal di luar kemukiman juga ikut doa dan zikir bersama yang dipersembahkan kepada para keluarga yang meninggal dunia saat musibah gempa dan tsunami.
Kecamatan Lhoknga menjadi salah satu kawasan rusak parah saat Musibah gempa dan tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004.
Ia mengatakan dalam kegiatan tersebut pihaknya juga merangkai kegiatan doa bersama tersebut dengan tausyiah yang disampaikan Tgk Zulbahri.











