Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Chairil Anwar Dikenang dari Aceh, Fikar W Eda: Ia Membebaskan Puisi Indonesia

Joe Samalanga by Joe Samalanga
29/04/2026
in Feature, Sastra
1
Chairil Anwar Dikenang dari Aceh, Fikar W Eda: Ia Membebaskan Puisi Indonesia

BANDA ACEH — Sosok Chairil Anwar kembali dikenang dalam peringatan Hari Puisi Nasional yang digelar di berbagai daerah, termasuk di Aceh. Penyair Fikar W Eda menyebut Chairil sebagai tokoh kunci yang mengubah wajah sastra Indonesia secara radikal.

Dalam pernyataannya pada Hari Puisi bertajuk “Kawanku dan Aku” yang digelar di TB Kopi di Taman Budaya Aceh, Rabu (29/4/2026), Fikar menegaskan bahwa kelahiran Chairil Anwar pada 28 April menjadi alasan utama diperingatinya Hari Puisi Nasional. Momentum ini, kata dia, bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan atas warisan besar yang ditinggalkan sang penyair.

“Chairil adalah salah satu tonggak penting sastra kita. Dialah yang membebaskan puisi Indonesia dari bentuk-bentuk lama,” ujar Fikar.

Menurutnya, Chairil Anwar membawa perubahan besar dengan memperkenalkan puisi yang lebih individual, ekspresif, dan eksistensial—berbeda dari tradisi sebelumnya yang cenderung terikat pada pola lama.

Fikar juga menyoroti bahwa peringatan Hari Puisi Nasional kini berkembang menjadi gerakan kolektif yang melibatkan banyak komunitas di berbagai daerah di Indonesia. Dari kota-kota besar hingga daerah, perayaan puisi terus hidup sebagai ruang ekspresi dan refleksi sosial.

Ia menilai, semangat Chairil Anwar masih relevan hingga hari ini, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan tantangan kebebasan berekspresi.

“Puisi bukan hanya karya sastra, tapi bagian dari kehidupan. Dan Chairil telah membuka jalan itu untuk kita semua,” katanya.

Selain mengenang Chairil, perayaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat posisi puisi sebagai medium kritik sosial dan suara nurani masyarakat.

Fikar menambahkan, Aceh sebagai daerah dengan tradisi sastra yang kuat memiliki kedekatan emosional dengan dunia kepenyairan. Karena itu, peringatan Hari Puisi Nasional di Aceh bukan hanya seremoni, tetapi juga bentuk keberlanjutan tradisi.

“Di Aceh, puisi adalah bagian dari kehidupan. Dan semangat Chairil Anwar terus hidup dalam setiap kata yang kita tulis dan bacakan,” pungkasnya.

Penyair yang turut tampil adalah Devis Matahari, Kamal Sharif, Zul Kirbi, Salman Yoga, Din Saja, Rahmad Sanjaya, dan sejumlah penyair Aceh. []

Previous Post

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Next Post

Puisi “Satire” Din Saja, “Empat Tambah Empat” Menggema di Hari Puisi Nasional 2026

Next Post
Puisi “Satire” Din Saja, “Empat Tambah Empat” Menggema di Hari Puisi Nasional 2026

Puisi "Satire" Din Saja, “Empat Tambah Empat” Menggema di Hari Puisi Nasional 2026

Comments 1

  1. Chika says:
    2 bulan ago

    Maaf, ijin koreksi Chairil Anwar Lahir 26 juli 1922 dan meninggal 28 April 1949.
    Peringata Hari Puisi Nasional di ambil dari hari meninggal beliau bukan hari lahir.

    Terimakasih…. 🙏

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com