Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kemenag Aceh dan Yayasan Syeikh Zayed Uni Emirat Arab Bahas Lanjutan Kerjasama

Atjeh Watch by Atjeh Watch
20/09/2023
in Nanggroe
0
Kemenag Aceh dan Yayasan Syeikh Zayed Uni Emirat Arab Bahas Lanjutan Kerjasama

Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh bersama Yayasan Syeikh Zayed Uni Emirat Arab (UEA) kembali mengadakan pertemuan dan membahas lanjutan terkait kerjasama kedua lembaga.

Pertemuan dan silaturrahmi ini dihadiri para pimpinan Yayasan Syeikh Zayed UEA, Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari, Kabag TU Ahmad Yani SPdI, dan para Kabid di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh, digelar di aula kantor setempat, Rabu 20 September 2023.

Kegiatan ini juga telah digelar sebelumnya ditempat yang sama, Kamis (7/9) lalu.

Kakanwil Drs H Azhari mengucapkan selamat datang para Syeikh, di tempat kami. Ini menjadi momen kebahagiaan bagi kami dan semoga memberi manfaat dan berkah bagi kita semua dalam melayani umat.

Azhari juga menjelaskan tentang kondisi kekinian di Aceh, dimana kondisi masyarakat yang mayoritas Muslim, namun semua minoritas disini hidup dengan rukun, tenang dan damai.

Ia mencontohkan, salah satu Kampung di Aceh, yakni Peunayong, di daerah tersebut hidup warga dengan berbagai agama, dan mempunyai tempat ibadah masing-masing. “Tetapi mereka dapat hidup berdampingan tanpa adanya gesekan, malahan saling membantu satu sama lain,” kata Azhari.

Menurutnya, nilai wasathiyah dan tasamuh berkembang dengan baik di Aceh. Toleransi dan moderasi beragama hingga kini terjaga dengan baik juga.

Azhari juga mengatakan para penyuluh agama Islam di Aceh juga mempunyai peran yang mumpuni dalam menjaga kerukunan umat beragama.

“Demikian juga di madrasah, kita menebarkan tatacara moderasi beragama melalui pendidikan, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat diterapkan dengan tepat bagi siswa-siswa madrasah,” ucapnya.

“Begitu juga, Islam di Aceh sangat moderat dan anti kekerasan, dan membentuknya dimulai dari pendidikan. kami juga berharap agar lulusan madrasah dibuka jalan untuk melanjutkan studi ke Uni Emirat Arab,” katanya.

Mitra kedua lembaga ini ke depan, dapat melakukan kerjasama yang lebih luas, melibatkan banyak pihak seperti Pemerintah Aceh dan DPRA. Kerja sama ini akan meliputi pembangunan masjid, sedang dijajaki di Indonesia bagian timur dan barat, dan Aceh masuk pilihan yayasan dari ibu kota UEA, Abu Dhabi. Selain pembangunan masjid, juga akan ada sarana pendukung lain di sekitarnya.

Pihak Yayasan Syeikh Zayed UEA menyatakan sangat tertarik dengan Aceh, dan berharap tindaklanjut kerjasama yang akan dilakukan dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat ke masyarakat.

Setelah mendengar pendapat dari Kanwil Kemenag Aceh, mereka juga mengakui keterbukaan masyarakat Aceh dalam menerima pihak luar, dan tidak bersifat ekslusif dan punya banyak potensi. Hal ini akan mempermudah jalan dan peluang kerjasama yang lebih besar di berbagai sektor.

Kegiatan ini turut dihadiri Kadis Syariat Islam Provinsi Aceh Zahrul Fajri S Ag MH, Kabid PAI H Khairul Azhar, SAg MSi, Kabid PHU Drs H Arijal MSi, Kabid Penmad H Zulkifli SAg MPd, Kabid PD Pontren Dr H Muntasyir SAg MA, dan Plt Kabid Urais, H Alfirdaus Putra SHI MA.[]

Previous Post

Selama Proses Hukum, Pemerintah Aceh Fasilitasi Keluarga Almarhum Imam Masykur

Next Post

Ohku, Ratusan Rumah di Kota Subulussalam Rusak Diterjang Puting Beliung

Next Post
Puting Beliung Rusak Sejumlah Kios di Bireun Aceh

Ohku, Ratusan Rumah di Kota Subulussalam Rusak Diterjang Puting Beliung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

21/04/2026
Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

21/04/2026
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

21/04/2026
Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Kemenag Aceh dan Yayasan Syeikh Zayed Uni Emirat Arab Bahas Lanjutan Kerjasama

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com