Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

15 Rumah di Pesisir Aceh Rusak Diterjang Gelombang Tinggi

Admin1 by Admin1
08/10/2023
in Lintas Barat Selatan
0
15 Rumah di Pesisir Aceh Rusak Diterjang Gelombang Tinggi

Sebanyak 15 rumah yang berada di bibir pantai Desa Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabuapten Aceh Barat Daya, Aceh rusak diterjang gelombang laut yang tinggi. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Banda Aceh – Sebanyak 15 rumah yang berada di bibir pantai Desa Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh rusak diterjang gelombang laut yang tinggi.

Gelombang tinggi yang memicu abrasi juga merusak infrastruktur jalan desa yang berada di pinggir pantai. Bahkan, kondisinya kini sudah ambruk tergerus sepanjang 400 meter.

Warga yang terdampak kini harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Seorang warga yang rumahnya ikut rusak, Nurhayati mengatakan abrasi pantai dan tingginya gelombang laut sudah empat kali terjadi dalam bulan ini.

Nurhayati berharap kepada pemerintah daerah segera turun tangan. Menurutnya jika tak segera ditangani puluhan rumah warga lainnya terancam ambruk ke laut.

“Saya ingin meminta kepada seluruh pejabat untuk memperhatikan warga Kedai Palak Kerambil ini. Kami ini sudah nggak aman lagi kami ini, sudah 4 kali kami ini abrasi, masuk air dalam rumah, mencari ikan ke laut nggak bisa lagi, rumah sudah rusak,” kata Nurhayati, Sabtu (7/10).

Sementara itu Kepala BPBD Aceh Barat Daya, Armayadi mengatakan untuk menekan dampak abrasi tidak semakin meluas pihaknya bersama warga setempat melakukan gotong royong membangunkan tanggul darurat menggunakan karung goni.

Hingga kini dampak abrasi kian meluas hingga mencapai 800 meter, namun yang terparah dan butuh penanganan segera sepanjang 400 hingga 500 meter yang masih ada rumah penduduk.

“Yang parah ini ada pemukiman ini sekitar 400 sampai 500m. Jika tidak segera ditangani, 30 rumah warga lainnya terancam ikut terbawa gelombang laut,” katanya.

Warga berharap agar pemerintah memasang batu gajah atau breakwater di bibir pantai, jika tidak segera ditangani abrasi akan terus mengancam rumah-rumah warga lainnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Polda Siap Gelar Operasi Mantap Brata Seulawah untuk Amankan Pemilu 2024

Next Post

Kapolda Aceh Resmikan Sumur Bor di Aceh Besar

Next Post
Kapolda Aceh Resmikan Sumur Bor di Aceh Besar

Kapolda Aceh Resmikan Sumur Bor di Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Siswa SMAN 9 Banda Aceh Raih Juara Satu Festival Musikalisasi dan Puisi Tingkat Provinsi

Siswa SMAN 9 Banda Aceh Raih Juara Satu Festival Musikalisasi dan Puisi Tingkat Provinsi

10/07/2026
577 Mahasiswa Unsam Siap Mengabdi di 50 Desa Aceh Timur

577 Mahasiswa Unsam Siap Mengabdi di 50 Desa Aceh Timur

10/07/2026
Siswa Sabang Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

Siswa Sabang Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

10/07/2026
Mendagri Klaim Aceh Sudah Normal Tapi Belum Permanen

Mendagri Tito Tinjau Langsung Jembatan Enang-Enang

10/07/2026
Bupati Aceh Utara Terbitkan Edaran Gerakan Antar Anak Hari Pertama ke Sekolah

Bupati Aceh Utara Terbitkan Edaran Gerakan Antar Anak Hari Pertama ke Sekolah

10/07/2026

Terpopuler

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

09/07/2026

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

21 Siswa SMA Unggul Subulussalam Lolos Sepuluh Besar OSN-P Nasional, Ini Kata Kacabdisdiknya

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

139 Mahasiswa KKN Periode XXIX 2026 dari Universitas Syiah Kuala Dilepas ke Peudada

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com