Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Milisi Houthi Yaman Mulai Serang Israel

Admin1 by Admin1
01/11/2023
in Internasional
0
Milisi Houthi Yaman Mulai Serang Israel

Pemberontak Houthi di Yaman mulai menyerbu Israel menggunakan drone di tengah peperangan yang makin sengit antara Tel Aviv dengan milisi Hamas Palestina. (AFP/JACK GUEZ)

Jakarta – Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mulai menyerbu Israel menggunakan drone pada Selasa (31/10), di tengah peperangan yang makin sengit antara Tel Aviv dengan milisi Hamas Palestina.

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan pihaknya telah meluncurkan “sejumlah besar” rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) ke Israel. Houthi mengklaim telah melancarkan tiga serangan terhadap Israel sejauh ini.

Saree berujar serangan ini dilakukan “untuk membantu Palestina meraih kemenangan.”

“Drone-drone ini milik negara Yaman,” kata Perdana Menteri Yaman versi Houthi, Abdelaziz bin Habtour, seperti dikutip Al Jazeera.

Pernyataan Houthi ini menegaskan bahwa konflik Hamas vs Israel kini telah meluas hingga ke Yaman, setelah sebelumnya mencapai Lebanon dan Suriah.

Houthi Yaman merupakan bagian dari “Poros Perlawanan” yang didukung Iran dan anti-Israel serta Amerika Serikat.

Sejak dulu, Houthi memang gencar menggunakan rudal dan drone saat berkonflik, terutama kala perang Yaman.

Menurut Saree, agresi Israel belakangan ini telah menciptakan ketidakstabilan di Timur Tengah. Oleh sebab itu, Houthi bersumpah bakal terus melakukan serangan “sampai agresi Israel berhenti.”

Sementara itu, menurut militer Israel, pihaknya berhasil mencegat drone dari Laut Merah usai sistemnya “mengidentifikasi target udara yang mendekati wilayah Israel.”

“Tidak ada ancaman atau risiko bagi warga sipil,” demikian menurut keterangan militer Israel.

Sejak perang milisi Hamas Palestina dan Israel pecah 7 Oktober lalu, sejumlah kelompok milisi di Timur Tengah yang bersekutu dengan Hamas memang turut melancarkan serangan dengan menargetkan Israel.

Kelompok Hizbullah di Lebanon melancarkan rentetan roket ke wilayah utara Israel yang langsung dibalas Israel hingga menewaskan sejumlah anggota milisi tersebut. Milisi di Suriah juga menembakkan serangkaian roket ke Israel yang dibalas Tel Aviv dengan serbuan ke bandara di Aleppo dan Damaskus.

Sejumlah pihak khawatir perang Hamas vs Israel akan meluas hingga ke negara-negara tetangga yang memang memiliki riwayat berkonflik dengan negara Zionis tersebut.

Alih-alih meredam gempuran, Israel masih terus membombardir Gaza secara membabi buta. Pada Selasa (31/10) malam, Israel melancarkan serangan udara ke kamp pengungsi Palestina terbesar di utara Gaza hingga menewaskan lebih dari 50 orang.

Jabalia, kamp pengungsi seluas 1,4 kilometer persegi atau seukuran Hyde Park di London, menjadi rumah bagi setidaknya 116 ribu warga Palestina untuk berlindung sejak perang antara Hamas vs Israel kembali pecah pada 7 Oktober lalu.

Serangan ke kamp Jabalia ini terjadi setelah milisi Hamas dan pasukan Israel bertempur sengit seharian di utara Gaza. Israel mempercepat operasi daratnya untuk “menghancurkan” Hamas.

Di sisi lain, militer Israel berdalih serangan ke kamp Jabalia itu diperlukan demi memberangus milisi Hamas.

Tel Aviv meyakini Hamas memiliki infrastruktur militer bawah tanah di balik bangunan-bangunan tempat pengungsian Jabalia ini.

Militer Israel bahkan mengklaim gempurannya itu berhasil membunuh seorang komandan Hamas yang terlibat serangan dadakan ke negaranya pada 7 Oktober lalu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ini Agenda Anies Selama di Aceh Utara

Next Post

Alasan Kenapa Amerika Selalu Dukung Israel dengan Berbagai Cara

Next Post
Biden Telepon Netanyahu soal Perang Gaza, Desak Israel Lindungi Warga

Alasan Kenapa Amerika Selalu Dukung Israel dengan Berbagai Cara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Buka PPN Ke-14, Menteri Abdul Mu’ti Dorong Sastra Kembali Diperkuat di Sekolah

Buka PPN Ke-14, Menteri Abdul Mu’ti Dorong Sastra Kembali Diperkuat di Sekolah

22/06/2026
Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

22/06/2026
Tokoh Adat Beutong Ateuh Dukung Investasi untuk Kemajuan Daerah

Tokoh Adat Beutong Ateuh Dukung Investasi untuk Kemajuan Daerah

22/06/2026
Kepala BNPB Tegaskan Komitmen Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Kepala BNPB Tegaskan Komitmen Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera

22/06/2026
Kapolres Cup V Bergulir, Sibral Jadikan Sepak Bola Instrumen Pembinaan Generasi dan Pemersatu Pidie Jaya

Kapolres Cup V Bergulir, Sibral Jadikan Sepak Bola Instrumen Pembinaan Generasi dan Pemersatu Pidie Jaya

22/06/2026

Terpopuler

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026

Konspirasi Jahat Pelaku Penambangan, Rakyat Aceh Diajak Boikot Izin Aktivitas Tambang Ilegal Beutong Ateuh Dan Pidie

Rafly: Rakyat Memilih Mualem, Bukan Lingkaran Kekuasaan

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com