Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Dua Bayi Prematur Meninggal Dunia Usai Israel Gempur RS Al Shifa

Admin1 by Admin1
12/11/2023
in Internasional
0
Dua Bayi Prematur Meninggal Dunia Usai Israel Gempur RS Al Shifa

Ilustrasi. Dua bayi prematur di RS Al Shifa, Gaza meninggal dunia usai Israel bombardir fasilitas layanan kesehatan tersebut. (REUTERS/STRINGER)

Jakarta – Dua bayi yang lahir prematur di RS Al Shifa, Gaza meninggal dunia usai fasilitas kesehatan tersebut tak mendapatkan pasokan listrik.

Selama beberapa hari ke belakang, rumah sakit tersebut jadi sasaran serangan Israel. Akibatnya, rumah sakit kehabisan bahan bakar yang biasanya digunakan untuk mengalirkan pasokan listrik.

Dilaporkan Al Jazeera, sebanyak 37 bayi prematur lainnya masih berada di unit perawatan intensif neonatal. Unit tersebut berhenti berfungsi karena tak adanya pasokan listrik.

“Sayangnya, kami kehilangan 2 dari 39 bayi karena pemadaman listrik. Kita berbicara tentang bayi prematur yang memerlukan perawatan sangat intensif,” ujar Direktur RS Al Shifa Mohammed Abu Salmiya.

Ia menjelaskan, kedua bayi tersebut meninggal dunia karena kekurangan bahan bakar di rumah sakit yang menyediakan listrik ke inkubator.

“Mereka meninggal dunia karena suhu rendah dan kekurangan oksigen. Kami sekarang menggunakan metode primitif untuk menjaga mereka tetap hidup,” ujar dia.

Selain bayi, seorang pasien dewasa juga dilaporkan meninggal dunia di RS Al Shifa karena ventilator yang digunakannya tak lagi berfungsi.

Perwakilan otoritas kesehatan Gaza yang dikuasai Hamas Ashraf Al-Qidra mengatakan bahwa RS Al Shifa praktis berhenti berfungsi sejak Sabtu (11/11). Israel menjadikan rumah sakit tersebut sebagai sasaran serangannya.

“Kami menggunakan segala cara untuk berusaha tidak kehilangan lebih banyak nyawa. Tapi, jika tidak ditemukan solusi untuk menyediakan bahan bakar atau listrik, maka pasien menghadapi risiko kematian,” ujar Al-Qidra, mengutip Reuters.

Menyusul kabar tersebut, Israel mengaku bersedia membantu proses evakuasi puluhan bayi di RS Al Shifa. Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan bantuan evakuasi tersebut diberikan atas permintaan staf RS Al Shifa.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kekhawatirannya akan keselamatan semua orang yang terjebak di RS Al Shifa. WHO juga mengaku hilang kontak dengan staf rumah sakit.

Israel melancarkan serangan ke Gaza sejak 7 Oktober lalu. Sebanyak 11 ribu orang tewas, dan sebanyak 4 ribu di antaranya merupakan anak-anak.

Dalam beberapa hari ke belakang, Israel menjadikan RS Al Shifa sebagai sasaran target. WHO bahkan mengaku mendapatkan laporan bahwa rumah sakit tersebut telah dikepung deretan tank.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

TPN Ganjar-Mahfud Sindir Wasit Pilpres 2024: Terus Menoleh ke VIP Box

Next Post

PMI Pidie Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

Next Post
PMI Pidie Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

PMI Pidie Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Surati Kementerian ESDM, Wakil Ketua DPRK Perjuangkan Kemandirian Listrik di Banda Aceh

Surati Kementerian ESDM, Wakil Ketua DPRK Perjuangkan Kemandirian Listrik di Banda Aceh

10/07/2026
Siswa SMAN 9 Banda Aceh Raih Juara Satu Festival Musikalisasi dan Puisi Tingkat Provinsi

Siswa SMAN 9 Banda Aceh Raih Juara Satu Festival Musikalisasi dan Puisi Tingkat Provinsi

10/07/2026
577 Mahasiswa Unsam Siap Mengabdi di 50 Desa Aceh Timur

577 Mahasiswa Unsam Siap Mengabdi di 50 Desa Aceh Timur

10/07/2026
Siswa Sabang Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

Siswa Sabang Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

10/07/2026
Mendagri Klaim Aceh Sudah Normal Tapi Belum Permanen

Mendagri Tito Tinjau Langsung Jembatan Enang-Enang

10/07/2026

Terpopuler

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

09/07/2026

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com