Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Ganjar Beri Nilai Jeblok Penegakan Hukum Era Jokowi Imbas Kasus MK

Admin1 by Admin1
18/11/2023
in Nasional
0
Ganjar Beri Nilai Jeblok Penegakan Hukum Era Jokowi Imbas Kasus MK

Capres Ganjar Pranowo, di Makassar, Sabtu (18/11), mengungkap nilai penegakan hukum era Jokowi. (CNN Indonesia/ Ilham)

Makassar – Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo memberi nilai jeblok buat penegakan hukum di masa Joko Widodo imbas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal usia capres-cawapres.

Capres nomor urut tiga ini memberikan nilai 5 dari skala penilaian 1 hingga 10 setelah menjawab dari pemantik dialog Prof Zainal Arifin Muchtar dari UGM tentang berapa rapor pemerintah Joko Widodo.

“Dengan adanya kasus di MK nilainya jeblok. Karena dengan kejadian itu, persepsi publik hari ini jadi berbeda, yang kemarin kelihatan tegas, hari ini dengan kejadian-kejadian terakhir jadi tidak demikian. Maka niainya jeblok,” kata Ganjar di acara sarasehan nasional IKA UNM, Sabtu (18/11).

Penegakan hukum di Indonesia, kata Ganjar, menimbulkan kemarahan dan kecemasan serta kegelisahan yang saat ini dirasakan oleh masyarakat.

“Saya kira itu jadi peringatan dalam konteks menjaga hukum agar berjalan lebih baik, lebih parsial dan kemudian hadir untuk semua dan itu sesuatu yang penting,” ungkapnya.

Jebloknya penegakan hukum tersebut membuat lebih dirinya memakai baju berwarna hitam ketimbang hitam putih.

“Iya pilihan baju hitam melihat konstruksi Indonesia sekarang ini,” ujarnya.

Selain itu, Ganjar menilai jika penegakan hukum di Indonesia yang sebelumnya disebut punya nilai antara 7 hingga 8, namun saat ini turun dan berkurang dari angka sebelumnya.

“Faktor yang membuatnya turun adalah adanya rekayasa dan intervensi,” tuturnya.

Capres usungan PDIP ini pun memastikan jika dirinya terpilih sebagai presiden nantinya akan berupaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum di Indonesia.

“Ketika kewenangan itu ada dan diberikan kepada seorang pemimpin yang kemudian bikin arusnya itu balik. Dukungan kedua adalah kolaborasi dengan kondisi sosiologi di masyarakat,” ujar dia.

Sebelumnya, MK, saat dipimpin Hakim Konstitusi Anwar Usman, mengabulkan permohonan soal batas usia cawapres muda khusus yang berpengalaman memimpin daerah.

Hal ini memberi jalan buat Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan keponakannya, menjadi cawapres buat Prabowo Subianto.

Imbas putusan sarat konflik kepentingan ini, Anwar Usman dipecat Majelis Kehormatan MK dari jabatannya sebagai Ketua MK.

Presiden Joko Widodo, yang merupakan kakak ipar Anwar Usman dan ayah Gibran, enggan mengomentari putusan MK itu dan mempersilakan publik untuk menanyakan langsung ke MK dengan dalih tak mau mencampuri kewenangan lembaga peradilan atau yudikatif.

“Ya mengenai putusan MK, silakan ditanyakan ke MK. Jangan saya yang berkomentar,” kata Jokowi dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/10).

“Saya tak ingin memberikan pendapat atas putusan MK, nanti bisa disalah mengerti seolah saya campuri kewenangan yudikatif,” imbuhnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pj Wali Kota Tinjau Kebun Warga Program Bank Indonesia

Next Post

DKPP Copot Ketua Bawaslu Surabaya usai Terbukti Langgar Kode Etik

Next Post
DKPP Copot Ketua Bawaslu Surabaya usai Terbukti Langgar Kode Etik

DKPP Copot Ketua Bawaslu Surabaya usai Terbukti Langgar Kode Etik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

09/09/2026
Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

09/09/2026
Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

09/09/2026
Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026
Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

08/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Ganjar Beri Nilai Jeblok Penegakan Hukum Era Jokowi Imbas Kasus MK

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

Perkuat Kemitraan Global, FKIP USK Tanda Tangan IA dengan Tiga Universitas Luar Negeri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com