Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kabinet Perang Israel Terpecah Gegera Anggaran Agresi ke Gaza Bengkak

Admin1 by Admin1
27/11/2023
in Internasional
0
Kabinet Perang Israel Terpecah Gegera Anggaran Agresi ke Gaza Bengkak

Kabinet perang Israel dilaporkan terpecah usai para menterinya berdebat kusir soal pengaturan anggaran agresi militer ke Jalur Gaza Palestina. (REUTERS/RONEN ZVULUN)

Jakarta – Kabinet perang Israel dilaporkan terpecah usai para menterinya berdebat kusir soal pengaturan anggaran agresi militer ke Jalur Gaza Palestina yang kian bengkak.

Salah satu menteri dalam kabinet perang Israel, Benny Gantz, memperingatkan para pejabat bahwa kegagalan negara mengalihkan semua dana diskresioner koalisi untuk kebutuhan perang bakal menyebabkan partainya, Persatuan Nasional, menentang anggaran perang yang telah diusulkan.

Ancaman itu diutarakan Gantz, eks menteri pertahanan Israel, dalam rapat kabinet perang pada Minggu (26/11).

Gantz juga mengatakan partainya bakal “mempertimbangkan langkah selanjutnya”, sebuah isyarat bahwa dirinya akan hengkang dari kabinet perang, apabila dana perang tidak diatur dengan benar.

Gantz melontarkan pernyataan ini saat kabinet perang Israel dijadwalkan membahas perubahan anggaran negara 2023 tentang kebutuhan dana penanganan konflik di Gaza.

Sementara itu, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich bersikeras ingin menyimpan dana ratusan juta shekel tetap dalamanggaran koalisi diskresioner untuk digunakan demi keperluan sebelum perang pecah.

Menurut Kementerian Keuangan Israel awal November lalu, anggaran perang sendiri akan ditarik dari peningkatan defisit, aliran dana dari kementerian, dan pemotongan sejumlah dana yang semula ditujukan untuk koalisi partai di parlemen.

Dana diskresioner telah tersimpan sejauh ini sekitar NIS 900 juta (Rp3,7 triliun). Dana triliunan rupiah itu sudah dijanjikan untuk diberikan kepada partai-partai di koalisi pemerintah, mencakup lebih dari NIS 300 juta untuk pengembangan pemukiman dan proyek identitas Yahudi di bawah Menteri Permukiman dan Misi Nasional Orit Strock, serta lebih dari NIS 200 juta untuk proyek pendidikan dan budaya Haredi.

Dalam surat kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Gantz mengatakan pengalokasian sejumlah besar dana untuk kebutuhan yang tidak berkaitan dengan perang ini “hanya akan membahayakan ketahanan nasional dan persatuan masyarakat Israel.”

Gantz menekankan bahwa setiap uang yang tersedia harus digunakan untuk kebutuhan perang dan hal terkait keamanan nasional lainnya saat ini.

“Pada saat ini, semua masyarakat Israel harus berbagi beban. Masyarakat tahu ini, dan pemerintah harus bertindak sesuai,” katanya, seperti dikutip The Times of Israel, Minggu (26/11).

Merespons tuntutan Gantz, kantor PM Netanyahu pun menegaskan bakal membawa proposal anggaran “yang belum pernah terjadi sebelumnya” ke hadapan kabinet pada Senin (27/11). Proposal itu diklaim sebesar NIS 30 miliar untuk memenuhi kebutuhan perang.

Anggaran itu disebut bakal sepenuhnya menyediakan kebutuhan militer baik secara ofensif maupun defensif. Anggaran itu juga bisa membantu merawat keluarga para sandera, para korban luka-luka, hingga keluarga mereka yang terbunuh di medan konflik.

“Serta akan menjanjikan bahwa ekonomi Israel terus bekerja dan berkembang. Lebih dari 70 persen dana diskresioner, di NIS 1,6 juta telah dipotong,” tulis pernyataan kantor tersebut.

Sejak 7 Oktober, pemerintah Israel telah mendapat kecaman keras karena gagal memberikan dukungan keuangan yang memadai kepada mereka yang terdampak perang.

Smotrich bersikeras bahwa anggaran baru soal pengalihan dana ini cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut, yakni hampir NIS 1 miliar.

Bank of Israel tak sependapat. Mereka memperingatkan awal bulan ini bahwa pemotongan yang diusulkan Kementerian Keuangan tidak akan cukup untuk membiayai perang. Bank juga mewanti-wanti agar pemerintah tak perlu mengeluarkan dana tambahan untuk kebutuhan yang tak terkait perang.

Menurut Kementerian Keuangan pada awal bulan ini, anggaran perang Israel akan dibiayai lewat peningkatan defisit, penyaluran dana dari kementerian pemerintah, serta pemotongan sejumlah uang koalisi diskresioner.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Pius Lustrilanang Hari Ini

Next Post

Shuttle Bus Dishub Aceh Mulai Layani Peserta MTQ XXXVI Aceh di Simeulue

Next Post
Shuttle Bus Dishub Aceh Mulai Layani Peserta MTQ XXXVI Aceh di Simeulue

Shuttle Bus Dishub Aceh Mulai Layani Peserta MTQ XXXVI Aceh di Simeulue

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

Kabinet Perang Israel Terpecah Gegera Anggaran Agresi ke Gaza Bengkak

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com