Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pesawat Lion Air Batal Mendarat di Aceh Akibat Cuaca Buruk

Admin1 by Admin1
08/01/2024
in Nanggroe
0
Pesawat Lion Air Batal Mendarat di Aceh Akibat Cuaca Buruk

Pesawat Lion Air rute Medan ke Banda Aceh batal mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar akibat cuaca buruk. ( ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL).

Jakarta – Maskapai penerbangan Lion Air rute Medan, Sumatera Utara menuju Banda Aceh dilaporkan batal mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, sehingga harus kembali ke Bandara Internasional Kualanamu akibat cuaca buruk.

“Iya betul, tadi ada (pesawat) Lion tujuan Banda Aceh dari Medan (batal mendarat), karena cuaca buruk, adanya crosswind (angin silang),” kata Executive General Manager PT Angkasa Pura II Darmadi, di Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/1) seperti dikutip dari Antara.

Pesawat Lion Air JT 306 tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara SIM Aceh Besar pada Minggu pukul 13.45 WIB.

Ia menjelaskan pesawat Lion Air JT 306 tersebut sebenarnya sudah dua kali melakukan percobaan pendaratan. Namun, percobaan itu gagal akibat kondisi angin silang.

Atas dasar itulah, maka pilot maskapai Lion Air ini memutuskan untuk kembali ke Bandadara Kualanamu atau return to base (RTB).

“Karena kondisi angin, istilahnya crosswind atau angin silang, cukup kencang, sekitar 12 knot. Maka setelah dua kali melakukan percobaan pendaratan, Lion memutuskan tidak mendarat dan kembali ke Kualanamu,” katanya pula.

Padahal di Bandara SIM Aceh Besar dalam kondisi aman dan tidak memiliki gangguan apa pun. Beberapa penerbangan dari maskapai lain juga berhasil mendarat dengan sempurna pada jadwal yang sama.

Menurutnya, untuk kondisi cuaca di Bandara SIM Aceh Besar tidak hujan dan hanya mendung dan angin kencang. Sedangkan untuk jarak pandang (visibility) masih cukup baik yakni 10 kilometer.

“Untuk (maskapai) yang lain bisa mendarat. Citilink dan Garuda Indonesia berhasil mendarat. Memang untuk Lion, SOP-nya sepertinya beda dengan maskapai yang lain,” ujarnya lagi.

Rencananya, pesawat Lion JT 306 akan terbang kembali menuju provinsi berjuluk Tanah Rencong itu setelah mendapatkan informasi terbaru terkait dengan perkembangan kondisi cuaca.

“Betul, akan kembali lagi ke Aceh, tetapi akan melihat kondisi cuaca terlebih dahulu,” ujarnya.

Atas peristiwa ini, kata Darmadi, pihak maskapai tidak memberikan kompensasi kepada penumpang, karena kejadian disebabkan oleh faktor kondisi alam.

“Kalau alasan cuaca tidak ada kompensasi, kalau alasan alam. Kecuali kalau teknis, pesawat rusak atau pesawat terlambat itu memang ada pengganti sesuai regulasi,” ujarnya.

Sebelumnya pada 2 Mei 2023, hal yang sama juga pernah terjadi pada pesawat Lion Air JT 306. Pesawat ini batal mendarat di Bandara SIM Aceh Besar, karena kondisi angin dari belakang (tailwind) yang tidak sesuai dengan SOP Lion Air, sehingga RTB ke Kualanamu.

“Tadi sudah beberapa kali mau landing, karena tailwind (angin dari belakang), anginnya tidak sesuai dengan SOP mereka, jadi mereka tidak berani landing. Jadi ini faktor cuaca saja sebenarnya,” kata Manajer Operasional Angkasa Pura II Surkani.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Tahan Cosmo JNE Jakarta, Sadakata United Kembali Raih Poin

Next Post

BMKG: Aktivitas Siklonik Sebabkan Cuaca Buruk di Wilayah Aceh

Next Post

BMKG: Aktivitas Siklonik Sebabkan Cuaca Buruk di Wilayah Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Siapkan Bekal Pengabdian Santri Akhir, Al Zahrah Gelar Bimbingan Fardhu Kifayah

Siapkan Bekal Pengabdian Santri Akhir, Al Zahrah Gelar Bimbingan Fardhu Kifayah

03/10/2026
Dituding Ledakkan Ranjau di DMZ, Korea Utara Tembakkan Rudal

Dituding Ledakkan Ranjau di DMZ, Korea Utara Tembakkan Rudal

03/10/2026
Mampukah Irak Kelola Keamanan Setelah Ditinggalkan Pasukan AS?

Mampukah Irak Kelola Keamanan Setelah Ditinggalkan Pasukan AS?

03/10/2026
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

02/10/2026
Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

02/10/2026

Terpopuler

Pesawat Lion Air Batal Mendarat di Aceh Akibat Cuaca Buruk

Pesawat Lion Air Batal Mendarat di Aceh Akibat Cuaca Buruk

08/01/2024

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Mahasiswa PPG BK Gelar Pengabdian di LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com