Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kasus Caleg PKS Kena Bogem, Wakil Ketua DPP PA Dr Nurlis: Kami Wajib Bela Kader PA

Admin1 by Admin1
20/01/2024
in Nanggroe
0
PAW Kader Terjerat Narkoba, Partai Aceh Digugat

Wakil Ketua DPP Partai Aceh Dr. Nurlis Effendi (kanan) dan kuasa hukum Partai Aceh Fadjri di ruang sidang Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah.

Banda Aceh – Wakil Ketua DPP Partai Aceh, Dr Nurlis Effendi, memastikan memberikan bantuan hukum kepada Mak Lan, panitia Pembangunan Masjid Babussalam Simpang Keuramat, Aceh Utara.

“Beliau (Mak Lan) adalah kader Partai Aceh. Partai Aceh wajib membantu kadernya dalam kondisi apapun,” kata Dr Nurlis di Banda Aceh, Sabtu (20/01/2024).

Pernyataan Dr Nurlis berkaitan dengan pemukulan terhadap Denny Safrizal akrab disapa Tgk Abang Caleg DPRK Aceh Utara yang diduga dilakukan Mak Lan.

Nurlis menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima Partai Aceh, persoalan ini dipicu oleh ulah Denny Safrizal yang memasang atribut dan umbul partainya di pagar Masjid Babussalam Simpang Keuramat pada Sabtu (13/1/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Itu kan tidak boleh, melanggar peraturan. Masjid tidak boleh dijadikan tempat kampanye politik,” kata Nurlis. “Karena itu, Ketua Panitia Pembangunan Mesjid meminta agar umbul-umbul parta dicopot.”

Namun, kata Nurlis, caleg PKS tersebut ngotot menentang dan mengeluarkan kata-kata: “coba turunkan mau saya lihat siapa yang berani.”

Tak ingin berkepanjangan, Mak Lan, meninggalkan warung kopi tempat adu mulut terjadi. Ternyata, Denny membuntuti Maklan. Menurut beberapa saksi mata, Denny membawa benda tumpul.

“Wajar jika Mak Lan berupaya membela diri,” kata Nurlis. Karena itu, Mak Lan meraih sebuah golok dari dalam mobilnya seraya bertanya kepada Denny, “apa ingin bertarung dengan saya?”

Sejumlah warga yang ada di lokasi melerai. Mak Lan kembali ke warung sambil minum kopi. Selang beberapa saat, Geuchik Keude Simpang Empat Kecamatan Simpang Keuramat Aceh Utara Izwar Fuadi melintas di depan warung kopi tersebut.

Mak Lan menyapanya sembari bertanya apakah boleh memasang umbul-umbul partai di pekarangan mesjid. Geuchik pun menyuruh sang caleg menurunkan umbul-umbul partai yang dipasang di pagar mesjid itu.

Denny bukannya mengikuti permintaan geuchik, malah mengajaknya berduel. Rupanya Mak Lan kehilangan kesabarannya. Maka bogem mentah Mak Lan pun mendarat ke wajah Denny.

Dari kronologi kasus tersebut, Nurlis menyimpulkan bahwa Denny memancing emosi Mak Lan dan geuchik. “Itu cara berpolitik tidak baik, ya seperti playing victim. Itu bagian dari politik kotor untuk menyudutkan Partai Aceh,” kata Nurlis.

Perkara tersebut kini ditangani pihak kepolisian setempat. “Kami memastikan membela kader Partai Aceh, dan memberikan bantuan hukum untuk beliau,” kata Nurlis.

Bagaimanapun, kata Nurlis, geuchik dan kader Partai Aceh seperti Mak Lan sudah berupaya melarang politisi menggunakan masjid menjadi ajang berpolitik. “Tempat-tempat ibadah itu jangan dijadikan ajang dagang politik,” kata Nurlis.

Bahkan, kata Nurlis, masjid tidak boleh dijadikan sarana rayuan gombal politisi. “Masjid itu tempat suci umat Islam, tempat beribadah, bukan tempat bagi politisi untuk menggombali Masyarakat,” kata Nurlis.[]

Previous Post

Media Hilang Taji Kini Bertuan Pada Yang Bercuan

Next Post

PTPS Tes Urine Massal di Pidie Jaya

Next Post
PTPS Tes Urine Massal di Pidie Jaya

PTPS Tes Urine Massal di Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

08/06/2026
IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

08/06/2026
Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

08/06/2026
Ohku, 7 SPPG di Banda Aceh Setop Operasional MBG karena Dana Belum Cair

Ohku, 7 SPPG di Banda Aceh Setop Operasional MBG karena Dana Belum Cair

08/06/2026
Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com