Banda Aceh – Calon Presiden nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan mengajak rakyat Aceh untuk menjalankan perubahan bersama-sama, dan menyamakan rencana ke depan.
Dalam pidatonya, Anies menekankan disaat kita menyaksikan negeri dimana korupsi makin merajalela. Kita menyaksikan negeri dimana mafia-mafia makin menguasai jalur perdagangan. Kita merasakan dampaknya beras yang makin mahal, lapangan pekerjaan yang makin sulit, solar yang sulit, pupuk yang sulit, biaya pendidikan yang mahal, biaya kesehatan yang mahal. Dan kita butuh perubahan.
“Kita tidak ingin kondisi itu diteruskan. Karena itu, kita akan memanfaatkan kesempatan yang diberikan pada tanggal 14 Februari. Bukan sekedar untuk memilih orang. Bukan sekedar untuk memilih partai. Tapi kami ingin mengubah nasib bangsa Indonesia melalui perubahan. Kami semua hadir di sini,” kata Anies Baswedan saat menyampaikan orasi pada kampanye akbar di pelataran stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (27/1/2024).
Disampaikan, yang hadir disini adalah orang-orang yang menjaga dan meneruskan tradisi perjuangan orang tua-orang tua kita di tanah Aceh ini. Orang-orang yang memilih untuk mengeluarkan tenaganya, mengeluarkan energinya, mengeluarkan apa yang dimilikinya demi melakukan perubahan untuk menghadirkan keadilan.
Kata Anies, masyarakat yang hadir di H. Dimurthala, Banda Aceh hari ini adalah orang-orang yang menjaga dan meneruskan tradisi perjuangan orang tua-orang tua di tanah Aceh.
“Yang hadir disini yang mengeluarkan tenaganya, mengeluarkan energinya, mengeluarkan apa yang dimilikinya demi melakukan perubahan untuk menghadirkan keadilan,” ujar Anies. “Semua orang yang datang bukan orang-orang bayaran, tapi orang-orang ikhlas. InsyaAllah perjuangan ini diridhoi Allah. InsyaAllah perjuangan ini diantarkan kepada kemenangan,” lanjut Anies.
Kamoanye Akbar Anies Baswedan di Aceh dihadiri ribuan massa, dan turut didampingi para Ketua Partai pengusung di Aceh.[]











