MEUREUDU – Dua kandidat kandidat calon DPD RI asal Aceh dilaporkan aktif bergerilya di Pidie dan Pidie Jaya untuk menekan para PPK dan KPPS guna mengubah from C1 di berbagai TPS di Pidie dan Pidie Jaya.
Kondisi ini terjadi karena lambannya rekapitulasi suara yang sedang berlangsung di Pidie dan Pidie Jaya.
Dilihat dari situs pemilu2024.kpu.go.id, per Kamis malam 22 Februari 2024, pukul 23.00 WIB, rekapilatusi suara di Pidie masih 39 persen. Sementara Pidie Jaya juga baru 38 persen.
“Jadi ada beberapa DPD di luar 4 besar yang sekarang, aktif menelepon kami dan kabarnya PPK lain juga minta dialihkan suara DPD yang tak mungkin lagi menang untuk dirinya,” kata salah seorang PKK di Pidie yang minta namanya dirahasiakan ini, Sabtu 24 Februari 2024.
“Alasannya, karena banyak from C1 yang belum juga diupload,” kata dia lagi.
“Saya sendiri belum terpengaruh. Tapi untuk PKK lain saya tidak tahu. Semakin lama rekap ditingkat PPK, maka peluang terjadi kesalahan semakin besar,” ujar PPK tadi.










